Clicky

Ratusan Guru di Samarinda Mula Disuntik Vaksin

KLIKSAMARINDA – Penanganan Covid-19 di Samarinda, Kalimantan Timur terus berlanjut. Terbaru, adalah upaya pencegahan dengan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada sejumlah kalangan umum.

Pada Kamis, 4 Maret 2021, dua kalangan profesi mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 tersebut. Dua kalangan itu adalah pedagang pasar dan tenaga pendidik.

Untuk tenaga pendidik, tercatat sebanyak 323 guru di Samarinda mulai mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Penyuntikan massal vaksin Covid-19 untuk guru-guru ini berlangsung di Aula SMP Negeri 4 Samarinda, Jalan Juanda.

Ratusan guru tersebut berasal dari 14 sekolah di Samarinda. Penyuntikan vaksin terhadap guru ini menyusul adanya rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi Covid-19.

Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi, meninjau langsung pelaksanaan suntik vaksin massal tersebut. Menurut Wawali Rusmadi, untuk tahap pertama khusus para guru yang berasal dari sekolah Tangguh Covid-19 yaitu sekolah yang berada di daerah pinggiran kota Samarinda.

Para guru dari sekolah pinggiran Saarinda ini rencananya akan melangsungkan pembelajaran tatap muka pada Senin pekan depan. Pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19 ini terpaksa dilakukan karena sekolah-sekolah pinggiran Samarinda terkendala sinyal internet untuk melakukan pembelajaran daring.

“Insya Allah Senin ini kita akan lakukan pembelajaran tatap muka di 14 sekolah tersebut sebagai program utama 100 hari kerja, semuanya sudah kita cek namun kita masih akan memastikan kembali dan melihat regulasi yang ditetapkan gugus tugas,” ujar Rusmadi.

Rusmadi menjelaskan, melalui vaksin kepada para guru ini diharapkan akan mampu mendorong upaya untuk mengurangi learning lost. Dinas Pendidikan kota Samarinda sendiri telah merancang tahapan pembukaan sekolah dalam pembelajaran tatap muka di masa pandemi untuk tahun ajaran 2021.

Tahapan akan dimulai dari tingkat SMP. Ketika dirasa aman, pembelajaran tatap muka akan berlanjut ke tingkat SD, dan tetap aman, maka ke TK.

“Terobosannya seperti ini, sekolah akan melakukan tatap muka tetapi tetap protokol kesehatan,” ujar Rusmadi.

Seorag tenaga pendidik dari SMP Negeri 42 Berambai, Darwan mengaku optimis jika suntik vaksin Covid-19 bagi para guru ini menjamin bagi para guru agar bisa mengajar para siswa. Sekolah pembelajaran tatap muka juga akan memutus learning lost selama ini karena tidak ada sinyal internet dan keterbatasan orang tua siswa dalam menyediakan fasilitas anaknya dalam pembelajaran daring.

“Dengan suntik vaksin ini, kami merasa yakin sekolah siap melakukan tatap muka. Sekolah tatap muka sangat dirindukan para siswa. Apalagi di sekolah kami yang semuanya mengalami keterbatasan,” ujar Darwan.

Darwan menjelaskan, pihak sekolah pun telah menyiapkan sarana dalam menghadapi pembelajaran tatap muka di masa pandemi. Seperti tempat cuci tangan hingga pembagian waktu belajar siswa di sekolah. (Jie)

Tinggalkan Balasan

DMCA.com Protection Status