Warta

Pesan Wali Kota Samarinda Saat Hadiri Halal Bihalal dan Tasyakuran HUT ke-52 Perumda Tirta Kencana

Kliksamarinda.com – Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama Wakil Saefuddin Zuhri menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Perumda Tirta Kencana Samarinda. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Tenis Komplek Perumda Tirta Kencana Samarinda, pada Senin 30 Maret 2026.

Halal Bihalal dirangkaikan tasyakuran HUT ke-52 Perumda Tirta Kencana Samarinda dihadiri jajaran direksi, dewan pengawas (dewas), serta seluruh karyawan PDAM.

Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas internal dalam mendukung peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Samarinda.

Dalam sambutannya, Andi Harun menegaskan pentingnya kekompakan dan kerja sama seluruh jajaran PDAM. Menurutnya, penguatan solidaritas menjadi kunci utama dalam menjaga dan meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya di sektor penyediaan air bersih.

Ia mengungkapkan bahwa capaian pelayanan air bersih di Samarinda saat ini telah mencapai 84 persen dari target 100 persen. Pemerintah Kota Samarinda pun optimistis target tersebut dapat tercapai pada tahun 2029.

“Kita sudah mencapai angka 84 persen layanan. Dari target 100 persen, insya Allah tahun 2029 mudah-mudahan bisa tercapai. Mohon doanya,” ujar Andi Harun.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi Perumda Tirta Kencana atas kinerja yang dinilai sangat positif. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelayanan yang perlu terus diperbaiki.

“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran direksi yang telah bekerja keras. Kinerjanya sangat positif. Tentu masih ada kekurangan, tetapi nilai positifnya jauh lebih tinggi dibandingkan kekurangan yang ada,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar kendala yang dihadapi bersifat teknis, seperti permasalahan kekeruhan air. Hal tersebut tidak terlepas dari kondisi sumber air baku di Samarinda yang berasal dari sungai.

Menurutnya, karakteristik sumber air sungai berbeda dengan daerah yang memiliki sumber air pegunungan, seperti di Pulau Jawa. Oleh karena itu, diperlukan perawatan khusus, termasuk pengurasan secara berkala.

“Pada saat dilakukan pengurasan, tentu ada gangguan layanan. Namun ini merupakan bagian dari proses pemeliharaan yang harus dilakukan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa dengan tren kinerja yang terus meningkat, pihaknya optimistis berbagai persoalan teknis tersebut dapat diselesaikan secara bertahap di masa mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Perumda Tirta Kencana juga menyerahkan bantuan sosial kepada Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud dukungan terhadap tugas-tugas kemanusiaan PMI, khususnya dalam memenuhi kebutuhan darah untuk layanan medis di Kota Samarinda.

Menurut Andi Harun, PMI memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, baik melalui penyediaan darah maupun keterlibatan relawan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan penanganan kondisi darurat medis.

“PMI adalah organisasi kemanusiaan yang memiliki tugas mulia. Mereka menyiapkan kebutuhan darah untuk medis, dan relawannya juga aktif di berbagai kegiatan serta penanganan persoalan kesehatan di masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap kerja sama antara Perumda Tirta Kencana dan PMI dapat terus terjalin dengan baik, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Samarinda. (*)

Penulis: Harpiah AM

seedbacklink

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *