DPRD Samarinda

Penertiban PKL Samarinda Jangan Hanya Mengejar Keindahan Kota

KLIKSAMARINDA – Masih adanya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sembarang tempat membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melakukan penertiban di sejumlah titik. Tujuan penertiban yang dilakukan Pemkot Samarinda, antara lain, agar persoalan sampah dan kelancaran lalu lintas bisa teratasi dengan maksimal.

Namun melihat sikap dan tindakan penertiban dari Pemkot Samarinda membuat anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar, angkat suara. Anhar mengatakan, PKL sebenarnya hanya memerlukan perhatian khusus dan ruang untuk berjualan.

“Memberikan ruang PKL dengan metode yang baik dengan manajemen penataan PKL yang bagus. Tanpa harus memindahkan dan tanpa harus mengejar-ngejar mereka,” ujar Anhar, ditemui saat di Kantor DPRD Samarinda Selasa, 31 Januari 2023, kemarin.

Anhar menegaskan keberadaan PKL memiliki pelbagai potensi dalam turut mengembangkan kota. Antara lain, membuka lapangan pekerjaan hingga kesempatan agar kuliner khas Kota Samarinda dapat dipasarkan sambil.

Selain itu, PKL juga sangat membantu meningkatkan ekonomi kerakyatan.

“Jika ditata dan dikelola dengan baik, seperti di kota lain itu, PKL-nya malah menjadi wisata kuliner dengan menampilkan makanan khas mereka,” ujar Anhar.

Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan ke depannya para pelaku usaha jalanan ini dapat menerima pembinaan dengan baik dari Pemkot Samarinda.

Pun, pembinaan itu akan semakin meningkatkan kualitas produk demi mendukung dan berkontribusi besar bagi ekonomi Kota Samarinda.

Sehingga, perencanaan dan pembangunan Kota Samarinda, imbuh Anhar, jangan hanya mengejar keindahan semata tanpa memedulikan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

“Jangan sampai terlihat indah tapi rakyat secara ekonomi sengsara. Sebenarnya juga PKL bisa memberikan nilai tambah APBD kita lewat PAD yang perlu Pemkot Samarinda pikirkan lebih baik,” ujar Anhar. (Pia/Adv/DPRDSamarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *