DPRD Samarinda

Komisi III Harap Pembangunan Terowongan Gunung Manggah Samarinda Tuntas Sesuai Rencana

KLIKSAMARINDAKomisi III DPRD Samarinda menerima laporan terkait progres pembangunan terowongan Gunung Manggah Samarinda. Proyek ini merupakan satu proyek dengan skema multi years contract (MYC) atau kontrak tahun jamak.

Laporan disampaikan jajaran Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Samarinda Rabu 18 Januari 2023.

Dalam RDP itu, Dinas PUPR Samarinda memberikan penjelasan tentang rencana pembangunan terowongan Gunung Manggah.

Pertama, terkait anggaran pembangunan terowongan Gunung Manggah yang mencapai Rp395 miliar.

Kedua tentang target penyelesaian pembangunan terowongan Gunung Manggah akan selesai dalam waktu 18 bulan oleh pemenang tender.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya, menyatakan pihaknya berharap pembangunan terowongan gunung manggah selesai sesuai target 18 bulan tersebut.

Selain itu, Komisi III juga meminta agar Dinas PUPR Samarinda memastikan anggaran Rp395 miliar mencukupi pekerjaan seluruhnya sampai selesai.

“Waktu 18 bulan pekerjaan itu harus selesai,” ujar Angkasa Jaya.

Angkasa Jaya juga meminta agar Pemkot Samarinda berkaca dari pembangunan Jembatan Mahkota II yang memakan waktu cukup lama dengan anggaran membengkak jauh dari perencanaan.

Selain itu, Pemkot juga harus memastikan keamanan bentang alam di sekitar pembangunan terowongan longsor.

Angkasa Jaya melihat dalam basic design terowongan belum adanya perencanaan segmen di antara dua terowongan tidak dilapisi baja.

Sementara BPBD Samarinda mengatakan bahwa di situ daerah yang rawan longsor dengan batuan pasir.

“Takutnya longsor dibuka begini besarkan. Kita nggak tahu berapa derajat elevasinya itukan. Itu belum ada perencanaan ternyata,” tuturnya.

Angkasa Jaya juga mencermati fasilitas lainnya dalam desain terowongan Gunung Manggah.

Ada jalur pedestrian untuk pejalan kaki. Perencanaan itu semakin meyakinkan Komisi III DPRD Samarinda bahwa proyek teroeongan Gunung Manggah dipersiapkan dengan matang.

“Ada fasilitas pedestrian untuk pejalan kaki. Ternyata ada semua. Perencanaan yang kita lihat cukup prepare,” ujar Angkasa Jaya. (Adv/DPRDSamarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *