Clicky

Kaltim Dominan Zona Merah Covid-19

KLIKSAMARINDA – Perkembangan kasus Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan dominasi daerah dalam kategori zona merah. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim mencatat, per 20 Desember 2020 dari 10 kabupaten dan kota cuma Mahakam Ulu sebagai daerah berstatus zona kuning.

Sembilan daerah lainnya, yaitu Paser, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Berau, Bontang dan Balikpapan, termasuk kategori zona merah.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kaltim H Andi Muhammad Ishak menyampaikan, perkembangan tersebut menandakan wabah Covid-19 di Benua Etam masih terjadi. Bahkan, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus mengalami peningkatan.

Menurut Andi Muhammad Ishak, penambahan terkonfirmasi kasus dengan hasil positif Covid-19 per 20 Desember 2020 ada penambahan 155 kasus sehingga total kasus konfirmasi telah berjumlah 24.080 kasus.

Karena itu, masyarakat diminta tetap mengikuti anjuran pemerintah menjalani protokol kesehatan secara ketat. Selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.

“Kesekian kalinya kami ingatkan kembali tak bosan-bosan, agar masyarakat tetap didiplin menjalankan protokol kesehatan. Karena, wabah ini masih terjadi. Bahkan terus meningkat,” ujar Andi Muhammad Ishak, Minggu, 20 Desember 2020, melalui keterangan tertulis.

Pemerintah melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim terus berupaya memaksimalkan kemampuan dalam menghadapi wabah ini.

Artinya, memaksimalkan pelaksanaan protokol kesehatan, maka masyarakat dapat tercegah dari penularan.

“Kami minta masyarakat untuk menjaga kesehatan diri. Dengan cara selalu menjalankan protokol kesehatan,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim juga mencatat laporan kasus sembuh per 20 Desember 2020 ada penambahan sebanyak 165 kasus sehingga total 20.328 kasus sembuh. Sementara kasus meninggal dunia telah mencapai 677 kasus atau bertambah 10 kasus pada 20 Desember 2020. Pasien yang masih dirawat bertambah 20 kasus menjadi total 3.075 kasus.

(*)

DMCA.com Protection Status