Clicky

Senin, 25 Januari 2021

Ini Ikrar Paslon Pilkada Samarinda 2020

KLIKSAMARINDA – Tiga pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang akan berlangsung Rabu, 9 Desember 2020, mengucapkan ikrar bersama di halaman Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi Nomor 1, Kota Samarinda, Sabtu 5 Desember 2020. Pengucapan ikrar dengan tagline “Siap Menang Siap Kalah” tersebut juga disertai pembacaan doa bersama agar pelaksanaan Pilkada Samarinda tahun 2020 berjalan lancar.

Ketiga paslon Pilkada Samarinda 2020 tersebut antara lain:
1. M. Barkati, S.Sos. – H. M. Darlis Pattalongi, S.Hut, M.Si.
2. DR. H. Andi Harun, ST., SH., M.Si., – Dr. Ir. H. Rusmadi.
3, Dr. Ir . H. Zairin, M.Si. , – H. Sarwono.SP.,M.M.

Dalam sambutan, Ketua KPU Kota Samarinda, Firman Hidayat menyampaikan, penyampaian program kerja dan visi misi para Paslon Pilwali dan Wawali Kota Samarinda bisa diterima oleh seluruh warga Samarinda sehingga menggairahkan warga Kota Samarinda untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 9 Desember mendatang dengan penerapan disiplin protokol kesehatan. Firman Hidayat berharap pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 nanti benar-benar menghasilkan pemimpin yang lahir dari pilihan rakyat dengan jumlah partisipasi sesuai target mereka yakni 77,5 persen.

“Harapan besar kami dan yang tak kalah penting menyangkut soal keamanan mari kita bersama sama menjaga suasana kondusif bersama kepolisian dan juga TNI serta struktur perangkat yang ada di pemerintah kota Samarinda harus bergandengan tangan,” ujar Firman Hidayat.

Point of View:  Kebakaran di Samarinda Hanguskan Rumah Warga

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.Si, Dandim 0901/Samarinda, Kolonel Inf Oni Kristiyono Goendong, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Ketua Bawaslu Abdul Muin, dan Asisten I Setda Kota Tejo Sutarnoto.

Kepolisian selaku pihak pengamanan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2020 dibantu oleh TNI dan linmas dalam mendukung program pemerintah ini Kapolri telah membuat maklumat Kapolri Nomor 3/IX/2020 tanggal 21 September 2020. Kapolresta Samarinda menyatakan, para pasangan calon bersama-sama tim sukses pasangan calon telah bersepakat dan berikrar siap kalah dan siap menang.

“Ini adalah pesta demokrasi sebagai masyarakat kita harus mendukung pelaksanaan kegiatan ini, pemilihan kepala daerah tahun 2020 merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat secara konstitusional yang dilindungi undang-undang maka diperlukan penegasan pengaturan,” ujar Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman dalam amanatnya.

Menurut Kombes Pol Arif Budiman, tahapan hari pemungutan dan perhitungan suara semakin dekat. Karena itu, pihaknya menghimbau seluruh pihak untuk menjaga situasi Kamtibmas di Kota Samarinda agar tetap aman damai sejuk kondusif serta tangguh dari Covid-19.

“Kami mengajak kepada pihak penyelenggara pengawas keamanan pemilih dan seluruh masyarakat Kota Samarinda serta Pasangan calon, tim sukses, simpatisan untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif khususnya pada saat Pilwali Walikota Samarinda tahun 2020 ini agar tetap aman damai sejuk dan sehat,” ujar Kombes Pol Arif Budiman.

Point of View:  Penentuan Sang Pendamping Jaang

Mewakili Wali Kota Samarinda, Sekda Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin mengatakan pada era keterbukaan seperti saat ini masyarakat serta segenap pemangku kepentingan telah semakin kritis memahami keberadaan Pemilu sebagai wahana untuk mengubah harapan menjadi kehidupan berdemokrasi yang lebih baik.

Dengan demikian menurut Sugeng semua lapisan mempunyai tanggung jawab untuk mengawal terselenggaranya Pemilu secara Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia (Luber), Jujur dan Adil (Jurdil), aman tertib dan bertanggung jawab.

“Seiring dengan meningkatnya pengetahuan perhatian dan partisipasi masyarakat terhadap Pemilu khususnya melalui media sosial, maka setiap masalah harus segera diantisipasi sedini mungkin agar masalah yang terjadi tidak melebar lebih luas. Karena kita semua tidak menginginkan Pilkada Samarinda diwarnai dengan keributan dan cacat hukum yang akhirnya menimbulkan kerawanan politik dan keamanan, serta ketertiban masyarakat,” ucap Sugeng saat membacakan sambutan Walikota.

Dandim 0901/Samarinda, Kolonel Inf Oni Kristiyono Goendong, usai kegiatan juga menyampaikan, agar seluruh partisipan dalam Pilkada dan masyarakat umum tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

“Mari bersama–sama untuk menjaga situasi kamtibmas agar tercipta situasi tetap aman, tertib, kondusif. Maka dari itu, hari ini kita telah melaksanakan ikrar yang telah dilaksanakan masing-masing paslon, supaya pesta demokrasi pilkada
berjalan dengan lancar, aman dan tertib.” ujar Dandim 0901 Samarinda.

Ketiga paslon Pilkada Samarinda membacakan ikrar dan menandatangani ikrar yang berisi 5 point.

1. Akan tetap menjalankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dan menjaga keamanan dan ketertiban yang kondusif dalam rangkaian tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Samarinda Tahun 2020, mulai dari saat ini tahapan kampanye, hari tenang, pemungutan dan penghitungan suara di TPS, rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara di TPS, PPK, dan KPU, sampai dengan tahapan pelaksanaan pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Samarinda terpilih.

2. Bertanggung jawab terhadap pengendalian massa pendukung, agar tetap menjalankan prokes Covid-19 dan tidak melakukan perbuatan/tindakan anarkis yang melanggar peraturan dan hukum yang berlaku serta ketentuan Komisi Pemilihan Umum pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Samarinda Tahun 2020.

3. Siap Kalah dan Siap Menang dengan lapang dada serta menerima keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda atas hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Samarinda Tahun 2020 secara demokratis, sportif, yang dilaksanakan sesuai asas Pemilihan Umum dan mendukung pasangan calon terpilih.

4. Menjaga kerukunan, kebersamaan, persatuan dan kesatuan dalam membangun Kota Samarinda yang aman, tertib, dan damai dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

5. Apabila di kemudian hari melanggar kesepakatan ini, maka kami bersedia diambil tindakan sesuai peraturan perundang-undangan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Demikian kesepakatan ini kami buat dengan ikhlas sebagai komitmen moral dan acuan etis untuk kepentingan persatuan dan kesatuan. (*)

DMCA.com Protection Status
error: Send us an email to kliksamarinda.com