Warga Simpang Pasir Palaran Samarinda Buru Buaya di Rawa

KLIKSAMARINDAWarga Jalan Jambu-Jambu, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan perburuan buaya saat mengisi libur Lebaran 2022. Warga mulai melakukan perburuan buaya di area rawa seluas 50×50 meter di RT 04 samping jalan layang Tol Balikpapan-Samarinda, Rabu 4 Mei 2022.

Perburuan ini dilakukan karena sebelumnya warga melihat kemunculan buaya berukuran 3 meter di sekitar rawa tersebut. Warga menduga buaya tersebut adalah peliharaan warga yang lepas dan kemudian menetap di rawa tersebut.

Dari pengakuan sejumlah warga setempat, buaya itu diperkirakan telah berkembang biak dan menghasilkan dua ekor anak buaya. Karena itu, warga pun resah dan melakukan pencarian di rawa-rawa.

Warga sekitar mulanya tak percaya kabar adanya buaya di sekitar wilayah mereka. Namun, mereka kemudian yakin setelah munculnya video rekaman buaya itu di belakang rumah warga.

Warga kemudian berupaya mencari dan menangkap buaya itu dengan berbagai cara. Antara lain melakukan pencarian dengan menggunakan kayu panjang hingga mencangkul rawa menggunakan sebatang besi.

Warga sekitar yang melihat pun penasaran dan turut melihat proses pencarian buaya tersebut. Beberapa warga mengaku buaya itu kerap muncul dan berjemur di tepi rawa.

Seorang warga RT 04 Simpang Pasir, Megawati menyatakan dia ingin melihat proses penangkapan buaya dari rawa itu. Dia penasaran dan ingin melihat proses penangkapan buaya itu.

Mengawati kerap mendengar kabar adanya buaya di rawa itu. Namun Megawati tidak percaya dan mengira buaya yang dikatakan anak-anak itu hanyalah biawak.

Megawati pun memastikan bahwa ada 3 buaya di rawa itu. Satu buaya berukuran besar dan dua buaya lainnya berukuran kecil.

“Satu yang besar, dua yang kecil-kecil. Sering dengar, cuma anak-anak yang melihat. Tapi orang tua dikasih tahu, gak percaya. Sekarang orang tua sendiri yang melihat. Jadi percaya dan khawatir,” ujar Megawati.

Warga yang merekam kemunculan buaya itu adalah Suroso. Dia mengatakan awalnya dibangunkan rekannya dan memberitahukan ada buaya berjemur di rawa belakang rumah Selasa 3 Mei 2022 kemarin.

Suroso kemudian merekam buaya tersebut. Menurut Suroso, meski sering muncul, buaya di rawa itu tidak pernah menyerang dan mengganggu warga.

“Tidak pernah mengganggu. Cuma kemarin sempat di pinggiram sini. Masyarakat sudah gugup. Khawatir. Makanya saya langsung laporan Pak RT untuk mencari solusi. Rencana mau ditangkap,” ujar Suroso.

Beberapa warga bersama pencinta binatang berupaya mencari dan menangkap buaya tersebut. Namun penangkapan buaya hingga Rabu sore belum berhasil. (Jie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status