Update Covid-19 Kaltim, Kasus Positif Baru di 10 Wilayah

KLIKSAMARINDA – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim melaporkan penambahan kasus Covid-19, Selasa 15 Desember 2020. Juru Bicara Tim, Andi Muhammad Ishak menyebutkan dalam keterangan tertulis, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kaltim bertambah 393 kasus.

Secara kumulatif, jumlah warga yang terkonfirmasi positif di Kaltim sebanyak 22.861 orang setelah adanya penambahan tersebut.

“Hari ini ada tambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 393 kasus,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 baru tersebut berasal dari seluruh wilayah di Kaltim.

Rinciannya antara lain, Berau 20 kasus, Kutai Barat 10 kasus, Kutai Kartanegara 158 kasus, Kutai Timur 71 kasus, Mahakam Ulu 1 kasus, Paser 11 kasus, Penajam Paser Utara 5 kasus, Balikpapan 63 kasus, Bontang 25 kasus, Samarinda 29 kasus.

Selain terjadi penambahan terkonfirmasi positif Covid-19, Tim Satgas Covid-19 Kaltim juga melaporkan terdapat 170 pasien dinyatakan sembuh.

Sementara itu, dari total kasus konfirmasi positif, sebanyak 19.397 orang telah dinyatakan sembuh, 645 orang meninggal dunia dan 2.819 orang masih dirawat.

Baca juga:  KPK Masukkan Reffly Ruddy Tangkere ke Lapas Kelas IIA Samarinda

Andi mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi agar masyarakat lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker saat keluar rumah, menghindari kerumunan atau jaga jarak serta membiasakan cuci tangan pakai sabun.

“Dalam upaya mempercepat penanganan penyebaran virus corona, kami terus melakukan sosialisasi. Hal itu dilakukan karena semakin banyaknya warga yang terkonfirmasi positif,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Menurutnya, meningkatnya kesadaran semua pihak dan masyarakat secara ketat melaksanakan protokol kesehatan, maka pencengahan penularan Covid-19 dapat ditekan. Karena itu, menurut Andi Muhammad Ishak, kesadaran masyarakat untuk taat dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan menjadi penentu apabila kita ingin menurunkan penyebaran Covid-19 Kaltim. (*)