Clicky

Update Covid-19 Kaltim, Bertambah 202 Kasus Positif Baru

KLIKSAMARINDA – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Benua Etam terus mengalami peningkatan. Per Rabu 7 Oktober 2020 kasus positif mencapai 202 orang dengan total 9.965. Artinya, kasus terkonfirmasi positif Covid sudah hampir 10.000 kasus.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak kasus-kasus tersebut berasal dari Berau 1 kasus, Kutai Kartanegara 56 kasus, Kutai Timur 33 kasus, Penajam Paser Utara 4, Balikpapan 24 kasus, Bontang 4 kasus dan Samarinda 80 kasus.

Untuk penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia bertambah 4 kasus. Kasus terdistribusi di Kutai Kartanegara 1 kasus, Paser 1 kasus dan Samarinda 2 kasus.

Pada hari ini juga dilaporkan kasus sembuh dari Covid-19 sebanyak 110 kasus tersebar di Berau 10 kasus, Kutai Kartanegara 49 kasus, Paser 2 kasus, Balikpapan 33 kasus dan Bontang 16 kasus.

Kasus suspek di Kaltim hingga kini berjumlah 65.792 kasus, discarded 53.335 kasus, probable 26 kasus dan menunggu hasil laboratorium 2.466 kasus.

Hingga kini, jumlah kasus positif di Kaltim 9.965 kasus, sembuh 6.800 kasus, meninggal 383 kasus dan pasien dirawat 2.782 kasus.

Melihat perkembangan kasus Covid-19 di Kaltim tersebut, Andi Muhammad Ishak meminta agar masyarakat diminta tetap waspada. Wabah Covid-19 di Kaltim terus mengalami perkembangan penambahan jumlah kasus positif.

“Jadi masyarakat tetap jangan lalai apa yang sudah dianjurkan pemerintah atau tetap melaksanakan protokol kesehatan. Sehingga bisa bersama-sama mencegah penyebaran penularan virus tersebut di daerah ini,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Selain itu, Andi Muhammad Ishak juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap penularan virus ini. Mulai dengan tetap semangat menggunakan masker, menjaga jarak dari kerumunan apabila keluar rumah dan selalu mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer setiap menyentuh apa saja.

“Kasus terkonfirmasi positif terus terjadi. Jadi, masyarakat harus tetap waspada dan jangan lalai dengan kondisi sekarang. Ikutilah anjuran pemerintah atau protokol kesehatan, sehingga tidak mudah tertular,” ujar Andi Muhammad Ishak. (*)

DMCA.com Protection Status
error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda.@gmail.com