Warta

UKW Kaltim 2025 Dimulai, Kominfo Ingatkan Etika Pondasi Jurnalis

KLIKSAMARINDA – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Kaltim 2025 resmi dibuka di Ruang WIEK Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantaan Timur 9Kaltim), Senin (8/9/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme jurnalis di tengah tantangan disrupsi media dan perubahan industri yang masif.

Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, menegaskan bahwa dinamika jurnalisme saat ini sangat besar, baik secara global maupun nasional. Ia mengungkapkan, maraknya pengaduan ke Dewan Pers yang mencapai 625 laporan di semester pertama 2025 membuktikan kualitas wartawan perlu terus diuji.

“Saat ini kita banyak mengalami disrupsi, khususnya di industri media. Media konvensional semakin sulit menjangkau audiens karena peran media sosial yang masif. Kepercayaan publik kian turun di tingkat nasional,” ujarnya.

Abdurrahman juga menyoroti dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) yang meningkat di dunia pers, meski di Kalimantan Timur pertumbuhan media dan wartawan dinilai masih masif. Ia berharap UKW dapat melahirkan wartawan yang berintegritas, mengutamakan verifikasi ketimbang viralitas, dan mampu menghadirkan informasi yang bermakna.

“Kita dibanjiri data tapi miskin makna. Peran media lokal harus mengambil peran sebagai infrastruktur pembangunan pengetahuan sekaligus pembangunan demokrasi,” tambahnya.

Sementara itu, Senior Analis Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalsul, Andy Irmawati, menilai wartawan profesional adalah mitra strategis dalam membangun publik yang sehat. “UKW ini bukan hanya penilaian teknis, tapi juga proses pembentukan jurnalisme yang kuat dan bertanggung jawab,” katanya.

Ketua Lembaga Uji Pikiran Rakyat, Refa Riana, menjelaskan bahwa UKW terus berkembang sejak piagam Palembang 2010. Saat ini, materi uji terus bertambah, teranyar masuk materi siber yang menyesuaikan perkembangan media digital.

UKW Kaltim 2025 digelar dalam dua gelombang, yakni 8–9 September untuk angkatan ke-39 dan 10–11 September untuk angkatan ke-40, dengan tema “Meningkatkan Profesionalisme Jurnalis Lokal”.

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, yang membuka kegiatan, menegaskan pentingnya tiga aspek kompetensi yakni pengetahuan, keterampilan, dan etika kerja. “Etika itu pondasi profesionalisme. Ini harus menjadi bagian penting dalam kurikulum uji,” tegasnya. (abe)

seedbacklink

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker