Regulasi Dinilai Penting Perkuat Pencegahan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Tanggapi Upaya dari Hulu
Kliksamarinda.com – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, M. Novan Syahronny, menilai penguatan regulasi menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS.
Menurutnya, penanganan persoalan kesehatan masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan pelayanan medis. Mengatasi masalah tersebut juga memerlukan dasar hukum yang kuat sebagai pijakan pelaksanaan kebijakan.
Hal itu disampaikan Novan usai menghadiri Dialog Publik bertajuk “Urgensi RUU LGBTQ: Dukungan Terbuka Samarinda Terhadap MUI untuk Menjaga Generasi Muda Kota Samarinda” di Citra Niaga Samarinda, Sabtu 25 Juli 2026.
Ia mengatakan, tingginya kasus HIV/AIDS harus menjadi perhatian bersama. Dari sudut pandang kesehatan masyarakat, upaya pengendalian penyakit tersebut perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga penanganan.
“Yang jelas pemerintah menyambut baik kegiatan inisiatif dari panitia terhadap materi dukungan rencana undang-undang LGBTQ,” ujar Novan.
Menurutnya, pemerintah membutuhkan regulasi yang dapat menjadi dasar implementasi berbagai program pencegahan di lapangan.
Sementara itu, layanan kesehatan tetap berperan pada aspek hilir melalui edukasi, deteksi dini, pendampingan, hingga pengobatan bagi masyarakat.
Ia menilai, keberadaan aturan perundang-undangan akan memberikan kepastian hukum bagi pemerintah dalam menjalankan kebijakan yang berkaitan dengan upaya pencegahan faktor-faktor risiko dari perspektif kesehatan masyarakat.
“Kalau kita melihatnya dari sisi kesehatan, memang kasus penderita HIV dan HIV/AIDS yang terbanyak berasal dari perilaku seksual yang menyimpang,” katanya.
Ia menambahkan, sinergi antara regulasi dan pelayanan kesehatan menjadi kunci agar langkah pencegahan dapat berjalan lebih efektif.
Regulasi dinilai mampu memperkuat implementasi program pemerintah, sedangkan sektor kesehatan tetap menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat.
“Jadi ada kebijakan atau aturan perundang-undangan yang akan mendukung secara implementasi. Kalau dari sisi kesehatan tentu berkaitan dengan perilaku seksual yang menyimpang,” jelasnya.
Melalui penguatan regulasi tersebut, ia berharap pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat dapat mengoptimalkan upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS sekaligus memperkuat perlindungan terhadap generasi muda di Kota Samarinda. (Adv)
Penulis: Harpiah AM



