Clicky

Pemilik Tak Bayar Pajak, Enam Ruko di Citra Niaga Samarinda Akan Dibongkar

KLIKSAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda akan membongkar ruko di kawasan wisata belanja Citra Niaga Samarinda, Kalimantan Timur. Jumlah ruko yang akan dibongkar sebanyak 6 ruko dengan pengelola masing-masing atas nama Budiono, Petrus Alitom, Tomas Trijono, Thio Gik Hong, Alventus Koppi Komala, dan Purnomo Halim Lim.

Lokasi ruko tersebut berada di kisaran Hotel Glora. Dalam catatan Pemkot Samarinda, para pengelola ruko kompleks Pertokoan di area Citra Niaga itu tidak membayar pajak retribusi sewa rumah toko (Ruko) sejak tahun 2012.

Meski begitu, beberapa pemilik usaha juga sudah mengikuti kebijakan Pemkot Samarinda itu dengan membersihkan tempat usahanya. Namun, ada juga yang merasa keberatan dan melakukan upaya melalui proses jalur hukum.

Menurut Sekretaris Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin, tindakan tegas pembongkaran ruko di kawasan wisata belanja Citra Niaga Samarinda ini terjadi karena para pengelola ruko abai terhadap pembayaran pajak.

Saat memimpin rapat membahas masalah penertiban ruko di kompleks Pertokoan Citra Niaga, Rabu 2 Juni 2021, di Balai Kota, Sugeng Chairuddin menyatakan, kebijakan penertiban ini sesuai perintah Wali Kota Samarinda bagi ruko yang menunggak kewajibannya dalam membayar pajak.

Rencananya, Pemkot Samarinda akan menurunkan anggota Satpol PP Samarinda untuk menertibkan keenam ruko itu pada Kamis, 3 Juni 2021.

“Karena ini sudah sesuai arahan Wali Kota, maka kalau bisa mulai besok Satpol sudah harus terjun untuk melakukan penertiban,” ujar Sugeng Chairuddin melalui keterangan tertulis Humas Pemkot Samarinda Rabu, 2 Juni 2021.

Sugeng Chairuddin menambahkan, penertiban ini juga berhubungan dengan kebijakan program revitalisasi Citra Niaga di Tahun 2022 yang direncanakan oleh Pemkot Samarinda. Bangunan dan lahan ini bersertifikat kepemilikan atas nama Pemerintah Kota Samarinda.

“Saat dilakukan penertiban nanti kalau bisa disertai dengan dokumentasi agar kita tidak disalahkan bila ada barang dagangan yang hilang,” ujar Sugeng Chairuddin. (*)

DMCA.com Protection Status