Mimpi Syaharie Jaang Untuk PDAM Samarinda | KLIK SAMARINDA
News

Mimpi Syaharie Jaang Untuk PDAM Samarinda

Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang (Foto: Ist)

KLIKSAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, menyampaikan sejumlah arahan kepada jajaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang kini telah berubah menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda.

Dalam arahan yang disampaikan saat pelantikan pengangkatan jabatan struktural ini, Selasa 3 November di aula rumah jabatan Walikota, Syaharie Jaang dalam arahannya mengatakan dengan berubahnya unit kerja PDAM menjadi Perumdam, maka ia meminta semua jajaran yang terlibat harus berpikir profesional.

Syaharie Jaang menerangkan lebih lanjut, bagimana caranya perusahaan bekerja mencari uang sebagaimana mestinya perusahaan profesional. Bukan malah sebaliknya, menghabiskan uang.

“Paling penting seperti pesan saya pertama kali saat dilantik menjadi Walikota, nggak muluk-muluk berharap kalau ibu-ibu masuk dapur putar keran, air langsung mengalir. Pokoknya ngalir dulu, lah,” ujar Syaharie Jaang.

Mimpi itulah yang hingga saat ini terus Syaharie Jaang tagih kepada PDAM hingga kini berubah menjadi Perumdam untuk mewujudkannya. Karena masalah air bersih menurut Jaang sudah menjadi kebutuhan utama warga berdasarkan hasil survei yang ia lakukan saat menjabat Walikota di periode pertama.

Syaharie Jaang berharap kendati arah manajemen Perumdam nanti sudah menuju profit oriented tapi tidak melupakan pelayanan.

“Jadi tugas manager dan asisten yang dilantik hari ini bisa merencanakan langkah dalam pencapaian tujuan sebuah perusahaan, mungkin dengan membuka sejumlah peluang dengan format baru. Intinya mulai sekarang harus berpikir profesional,” pesan Walikota.

Pelantikan jajaran Perumdam Tirta Kencana ini dilakukan secara virtual. Perusahaan Daerah AIr Minum (PDAM) Kota Samarinda secara resmi berubah status menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda. Sejumlah Kepala Bagian dan Kepala Seksi kini berubah status menjadi manager dan asisten manager.

Point of View:  Instruksi Menteri Perhubungan, Proyek Kereta Api Kaltim Cari Investor Sendiri

Begitu pun di level atas, jajaran Direktur Bidang Umum dan Bidang Teknik kini berubah menjadi Direktur Umum dan Direktur Teknik. Sementara, untuk karyawan atau pelaksana berubah nama menjadi staf. Dalam perubahan status tersebut, kini Walikota tercantum sebagai Kuasa Pemilik Modal.

Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda, Nur Wahid dalam sambutannya mengatakan perubahan status tadi tujuannya untuk membangun Perumdam menjadi perusahaan profesional dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan.

Saat ini masih banyak tugas yang menjadi pekerjaan rumah Perumdam dan harus diselesaikan dalam memberikan pelayanan air bersih ke rumah warga.

“Karena dari awal kepemimpinan Walikota sudah jelas yang diminta, gimana caranya ketika warga menghidupkan keran, air langsung mengalir. Pesan ini yang menjadi tugas kami untuk mewujudkannya,” ujar Wahid.

Oleh itu, dalam meciptakan perusahaan profesional tadi Wahid tak lupa menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang selalu mendukung upaya Perumdam dalam memperbaiki layanan dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga dengan menambah peningkatan kapasitas pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) baik di Kelurahan Gunung Lingai, Makroman dan Sei Kapih. (*)

Save on your hotel - hotelscombined.com
DMCA.com Protection Status