DPRD Samarinda Desak Solusi Cepat Pendanaan Porprov Agar Tak Ganggu Persiapan Atlet
Kliksamarinda.com – Persiapan kontingen Kota Samarinda menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 menjadi sorotan DPRD Kota Samarinda.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda segera mengambil langkah konkret agar pembinaan atlet dan pelatih tidak terhambat akibat persoalan pendanaan.
Menurut Novan, waktu menuju pelaksanaan Porprov VIII Kaltim yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Paser pada 14–27 November 2026 semakin terbatas.
Karena itu, ia menilai kepastian dukungan anggaran menjadi faktor penting agar program latihan dapat berjalan sesuai target.
Ia menjelaskan, saat ini KONI Samarinda masih menghadapi kendala dalam menyusun program persiapan karena anggaran Porprov baru akan dialokasikan melalui mekanisme APBD Perubahan.
“Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat pemusatan latihan apabila tidak segera dicarikan solusi,” ucapnya.
Selain persoalan pendanaan, Novan mengatakan masih ada sejumlah hal strategis yang menunggu kepastian, salah satunya mengenai penetapan cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porprov VIII Kaltim.
Hingga kini, belum dipastikan apakah seluruh pertandingan akan dipusatkan di Kabupaten Paser atau sebagian akan digelar di daerah lain.
“Kepastian ini sangat penting karena akan berpengaruh terhadap persiapan kontingen, termasuk mobilisasi atlet, pelatih, dan official,” ujarnya usai mengikuti rapat koordinasi persiapan Porprov di Ruang Arutala Bapperida Kota Samarinda, Sabtu 18 Juli 2026 lalu.
Novan juga menjelaskan agenda rapat KONI Kaltim yang akan menentukan cabang olahraga yang dipertandingkan.
“Dari 64 cabang olahraga yang telah mengikuti babak kualifikasi, belum ada kepastian apakah seluruhnya akan masuk dalam daftar pertandingan resmi Porprov,” tuturnya.
Menurutnya, keputusan tersebut akan menjadi dasar bagi daerah dalam menyusun strategi pembinaan sekaligus mengalokasikan sumber daya secara efektif.
Ia menegaskan, berbagai persoalan yang masih menggantung harus segera diselesaikan agar tidak menjadi hambatan bagi target prestasi Samarinda di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Novan berharap Pemkot Samarinda bersama KONI dan seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat penyelesaian persoalan pendanaan maupun kepastian teknis pelaksanaan Porprov.
Dengan demikian, atlet dan pelatih dapat tetap fokus menjalani program latihan tanpa terganggu persoalan administratif.
“Dukungan yang tepat waktu akan menjadi modal penting bagi kontingen Samarinda untuk tampil maksimal dan bersaing meraih prestasi pada Porprov VIII Kaltim 2026,” tutupnya. (Adv)
Penulis: Harpiah AM



