Senin, 1 Maret 2021 20:28:12

Aktivitas Malam di Samarinda Dibatasi

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Samarinda, Syaharie Jaang - Foto Ist

KLIKSAMARINDA – Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Samarinda, Syaharie Jaang, menerbitkan Surat Edaran Nomor 360/1629/3.00.07 tentang Penegakan Protokol Kesehatan Pada Kegiatan di Malam Hari. Surat Edaran ini terbit pada 3 Februari 2021.

Menurut Syaharie Jaang yang juga Wali Kota Samarinda ini, Surat Edaran terebut sebagai tindak lanjut laporan Press Release Dinas Keehatan Kota Samarinda dengan kasus Covid-19 tertinggi se Kalimantan Timur per 2 Februari 2021.

Selain itu, surat edaran ini juga terbit berdasarkan hasil investigasi dan obervasi lapangan Tim Satgas Covid-19 Kota Samarinda terhadap pelaksanaan Perwali Nomor 43 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Samarinda.

Pada point pertama, pada pengelola tempat dan fasilitas umum, tempat wiata, rumah makan, cafe, sarana hiburan masyarakat dan sejenisnya menerapkan Protokol Keehatan secara ketat dengan menerapkan 4 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

”Seluruh masyarakat agar menaga diri dari serangan virus Covid-19 dengan cara tidak menciptakan kerumunan yang berpotensi teradinya penularan Covid-19, mengurangi aktivitas di luar rumah, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” demikian Syaharie Jaang menyampaikan point kedua dalam surat edaran tersebut.

Pada point ketiga, Syaharie Jaang menyatakan pada para pengelola sebagaimana point kesatu sert masyarakat agar sementara waktu membatasi kegiatan usaha maksimal pada pukul 20.00 WITA guna menekan penyebaran viru Covid-19 di Kota Samarinda.

Jika ada yang melanggar, demikian Syaharie Jaang dalam edaran tersebut maka akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

”Pembatasan kegiatan malam berlaku sejak edaran ini terbit hingga 10 Februari 2021 mendatang dan dapat diperpanjang jika diperlukan,” demikian Syaharie Jaang menyatakan.

Hingga 3 Februari 2021, Satgas Covid-19 Samarinda melaporkan adanya penambahan kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 101 kasus sehingga total konfirmasi Covid-19 di Samarinda telah berjumlah 8891 kasus. Sementara 7675 kasus telah sembuh dan 965 masih dalam perawatan. Untuk kasus meninggal dunia pasien konfirmasi Covid-19 di Samarinda hingga 3 Februari 2021 telah berjumlah 251 orang. (dui)

Tinggalkan Balasan