Provinsi Kaltim

Warga Kaltim Berangkat Umrah dari Hadiah Gebyar Pajak 2025

KLIKSAMARINDA – Sebanyak 365 warga Benua Etam tahun ini mendapatkan pelbagai reward lewat Gebyar Pajak 2025. Rinciannya, 47 orang diberangkatkan secara gratis untuk wisata religi dan umrah ke Tanah Suci, 35 orang mendapatkan sepeda motor listrik, dan 283 orang menerima uang tabungan senilai Rp4 juta.

Menariknya ada 2 warga Kaltim yang diberangkatkan khusus ke Sri Lanka untuk perjalanan wisata religi agama Budha.

Reward ini diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Sosial (Kepmensos) Nomor 812/HUK-UND/2025 tentang Izin Undian Gratis Berhadiah Gebyar Pajak Provinsi Kaltim. Mereka diundi secara terbuka, Senin (11/8/2025) lalu.

Total ada 2.101.563 unit jumlah kendaraan se-Kaltim. Kemudian, 1.098.941 unit di antaranya tercatat taat membayar pajak kendaraan bermotor secara berkelanjutan. Mulai dari 2 sampai 19 tahun.

Kendaraan inilah yang masuk dalam basis data peserta undian Gebyar Pajak Kaltim 2025. Hasil undian menyatakan, ada 485 orang pemenang. Namun dari verifikasi, 120 orang di antaranya tidak memenuhi persyaratan. Maka ditetapkanlah 365 warga sebagai pemenang Gebyar Pajak 2025.

“Pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi juga ibadah sosial. Hasilnya kembali untuk membangun jalan, pendidikan, kesehatan dan layanan publik di Kaltim,” ujar Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, saat melepas para pemenang umrah ke Tanah Suci di Masjid Nurul Mukminin, Minggu (21/9/2025).

Ia menyatakan, hadiah umrah menjadi bentuk apresiasi Pemprov Kaltim. Sekaligus motivasi agar kesadaran taat pajak semakin tumbuh. Menurut gubernur, dengan pajak daerah bisa maju, dan generasi mendatang mendapat warisan pembangunan yang lebih baik.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat pajak. Tidak hanya berupa fasilitas, tetapi juga kesempatan spiritual seperti hari ini,” ungkapnya.

Gubernur berpesan, agar para jemaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta menjadikan perjalanan umrah sebagai momentum memperkuat iman. Ia menitip doa agar Kaltim senantiasa diberkahi kemajuan dan agar pembangunan IKN berjalan lancar.

Lebih jauh, gubernur berharap, sekembalinya dari Tanah Suci, jemaah dapat menjadi teladan di lingkungannya. Ia menekankan pentingnya tetap taat beribadah, bermasyarakat, dan tentu saja taat membayar pajak demi kemajuan daerah. “Semoga bapak ibu pulang dengan hati yang bersih dan semangat baru untuk membangun Kaltim,” pintanya. (Adv/Diskominfo Kaltim)

seedbacklink

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *