Warta

Pilar Jembatan Mahakam I Samarinda Kembali Ditabrak Ponton Batubara

Insiden terjadi malam hari, ponton kehilangan kendali menghantam pilar jembatan ikonik Samarinda.

KLIKSAMARINDA Jembatan Mahakam I Samarinda kembali ditabrak ponton pengangkut batubara pada Sabtu 26 April 2025, malam. Kejadian ini terjadi hanya dua bulan setelah insiden serupa pada 16 Februari 2025 lalu, saat ponton bermuatan kayu menabrak struktur jembatan ikonik di Kaltim tersebut.

Berdasarkan kesaksian warga, ponton bermuatan batubara terlihat terseret arus deras Sungai Mahakam dengan tug boat berada di sampingnya. Sejumlah warga yang berada di tepian sungai, tepatnya di area Hotel Haris, mendengar suara mesin tug boat yang nyaring disertai kepulan asap hitam yang berusaha menarik ponton tersebut.

“Iya tadi suaranya sangat kencang, bahkan di bawah jembatan terlihat debu berterbangan, setelah itu kita lihat ponton sudah melintas dari jembatan,” kata Lina, salah satu pengunjung tepian Matos pada Minggu.

Diduga karena tali penarik ponton putus, ponton yang sarat muatan menjadi tidak terkendali dan terus menarik tug boat ke arah Jembatan Mahakam I Samarinda.

Dugaan itu dikonfirmasi saat sejumlah anggota DPRD Kaltim meninjau langsung kondisi jembatan pada Minggu pagi. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 00.10 WITA ini mengakibatkan ponton menghantam pilar keempat jembatan dengan suara tabrakan yang sangat keras.

“Banyak yang rekam tadi, kalau saya gak rekam cuma lihat aja. Yang ditabrak pilar warna putih sebelah sana,” tambah Lina.

Menanggapi kejadian Jembatan Mahakam ditabrak ponton tersebut, petugas dari Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda segera melakukan pengecekan di lokasi setelah berita tabrakan viral di media sosial. Tidak hanya pemantauan dari darat, petugas kepolisian dari Polairud Polresta Samarinda juga langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian dengan menggunakan speed boat.

AKP Rachmat Ariwibowo, Kasat Polairud Polresta Samarinda, membenarkan bahwa anggotanya langsung turun ke lapangan untuk memastikan kejadian tersebut. “Kami masih menyelidiki di lapangan. Tim sudah turun untuk memastikan kejadian tersebut,” ucapnya kepada media via telepon, Minggu.

Pasca kejadian Jembatan Mahakam ditabrak ponton, ponton pengangkut batubara tersebut terlihat tambat di sekitar Teluk Lerong Garden. Namun, sekitar pukul 03.00 WITA, beberapa unit tug boat terlihat berusaha menarik ponton bermuatan batubara ke lokasi yang belum diketahui.

Insiden Jembatan Mahakam ditabrak ponton ini menambah daftar panjang tabrakan yang memunculkan kekhawatiran tentang keamanan struktur jembatan yang menjadi ikon kota Samarinda ini.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi penyebab pasti tabrakan dan menilai tingkat kerusakan yang terjadi pada pilar jembatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *