Wagub Seno Aji Paparkan Komitmen Keterbukaan Informasi Kaltim dalam Uji Publik KI Pusat

KLIKSAMARINDA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji menyampaikan paparan dalam Uji Publik Keterbukaan Informasi yang digelar Komisi Informasi (KI) Pusat di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Rabu 19 November 2025.
Dalam forum tersebut, Wagub Seno mendapat kesempatan menjawab enam hingga delapan pertanyaan dari unsur pimpinan KI Pusat dan para panelis terkait transparansi pemerintahan di daerah.
Sejumlah isu strategis turut mengemuka, termasuk sikap Pemprov Kaltim terhadap pemangkasan Transfer Ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat.
Selain itu, panelis juga meminta penjelasan mengenai evaluasi pemprov atas kebijakan tersebut dan dampaknya terhadap tata kelola pemerintahan.
Wagub Seno menegaskan bahwa komitmen keterbukaan informasi di Kaltim tetap terjaga dan berjalan dengan baik.
Ia menyebut hasil tersebut tidak lepas dari landasan hukum yang kuat serta sistem keterbukaan informasi yang telah dibangun secara berkelanjutan.
“Kami hanya menyampaikan apa yang sudah terjadi di Kaltim. Keterbukaan informasi berjalan dengan baik, landasan hukum dan sistemnya sudah siap,” ujar Seno Aji.
Ia juga menyampaikan bahwa capaian Kaltim sebagai peringkat kedua nasional dalam bidang keterbukaan informasi pada 2024 menjadi bukti kuat bahwa Pemprov terus menjaga transparansi kepada publik.
“Ini terbukti, pada 2024 Kaltim meraih predikat kedua secara nasional. Sehingga progres keterbukaan informasi tetap berjalan baik,” ucapnya usai sesi uji publik.
Terkait berbagai pertanyaan panelis, Seno memastikan semuanya telah dijawab secara terbuka dan komprehensif. Ia berharap praktik transparansi yang diterapkan seluruh pemerintah daerah, khususnya Kaltim, dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Alhamdulillah semua sudah kami jawab. Kami berharap keterbukaan informasi yang dilakukan seluruh pemerintah daerah dapat memberikan manfaat lebih baik,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Wagub Seno didampingi Kepala Dinas Kominfo Kaltim Muhammad Faisal serta Kepala Badan Penghubung Kaltim di Jakarta. (*)




