KLIKSAMARINDA | Update Covid-19 Kaltim, Trend Kasus Sembuh Meningkat
Fokus News

Update Covid-19 Kaltim, Trend Kasus Sembuh Meningkat

KLIKSAMARINDA – Trend kasus sembuh dari Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami peningkatan presentase dari jumlah kasus konfirmasi positif. Per 15 Sepember 2020, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim mencatat jumlah kasus sembuh mencapai 85 kasus.

Dalam laporan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak, jumlah kasus sembuh tersebut tampak menurun dari hari sebelumnya, yaitu 182 kasus sembuh per 14 September 2020. Namun, secara total, kasus sembuh mengalami peningkatan di Kaltim sehingga jumlahnya mencapai 3856 pasien atau mencapai presentase 63,2 persen dari kasus konfirmasi positif, naik dari angka 62,3 persen.

Andi Muhammad Ishak

“Hari ini ada 85 kasus sembuh dari Covid-19. Sehingga total kasus mencapai 3856 kasus. Kasus sembuh berasal dari Kutai Barat 2 kasus, Paser 1 kasus, Balikpapan 22 kasus, dan Samarinda 60 kasus. Penambahan kasus sembuh ini juga meningkatkan angka kesembuhan menjadi 63,2 persen. Kita berharap kasus sembuh semakin bertambah dan bagi yang sudah sembuh tetap mempertahankan kesehatannya dengan cara menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujar Andi Muhammad Ishak saat merilis laporan harian perkembangan Covid-19 Kaltim melalui teleconference via aplikasi Zoom, Selasa 15 September 2020.

Meskipun terjadi peningkatan kasus sembuh dari Covid-19, Andi Muhammad Ishak menyebutkan bahwa penyebaran Covid-19 di Kaltim semakin meluas. Menurut Andi Muhammad Ishak, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kaltim mengalami penambahan sebanyak sebanyak 51 kasus.

“Hari ini ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 51 kasus, yaitu dari Kutai Timur 5 kasus, Balikpapan 25 kasus, Bontang 2 kasus, dan Samarinda 19 kasus. Total kasus konfirmasi positif Covid-19 per hari ini mencapai 6100 kasus. Hari ini juga ada penambahan pasien meninggal sebanyak 3 kasus, yaitu dari Kutai Timur 2 kasus dan Samarinda 1 kasus sehingga kasus meninggal mencapai angka 245 kasus,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Menurut Andi Muhammad Ishak, meskipun hari ini menunjukkan ada penurunan dari kasus konfirmasi positif dibandingkan hari kemarin, namun masyarakat jangan terlena.

“Tetap waspada, karena kondisi ini masih sangat dinamis mengingat penularan secara lokal sudah semakin banyak semakin masif dimasyarakat Kaltim,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Andi Muhammad Ishak juga mememinta masyarakat tidak perlu takut memeriksakan diri jika merasakan gejala tertular Covid-19. Upaya memeriksakan diri ini agar kasus semakin cepat ditemukan dan dapat segera menerima perawatan jika kondisinya mengalami pemberatan.

Andi mengatakan bila memang menunjukkan adanya gejala pastikan untuk segera melaporkan diri dan melakukan pemeriksaan. Bagi yang tidak bergejala bisa melakukan isolasi secara mandiri serta memantau kesehatan selama 14 Hari. Pastikan selama 14 hari protokol isolasi mandiri dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan kedisiplinan yang tinggi.

“Jangan takut memeriksakan diri karena semakin cepat dilaporkan akan semakin cepat juga kita bisa temukan dan lakukan upaya maupun tindakan dalam rangka untuk mengantisipasi supaya tidak semakin memberatnya kondisi pasien serta tidak terjadi penularan di antara anggota keluarga,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Melaporkan diri secara cepat, menurut Andi Muhammad Ishak, juga bisa menghindarkan dari kondisi berat para pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Dari kasus-kasus meninggal dunia yang berada di rumah sakit, kondisinya sudah sangat berat.

Pasien yang tiba di rumah sakit tidak sempat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut karena kondisi secara klinis sudah sangat menurun dan memburuk Dan inilah yang banyak mengakibatkan kematian.

Hingga 15 September 2020, total kasus positif Kaltim sebanyak 6.100 kasus, sembuh 3.856 kasus, meninggal 245 kasus, pasien dirawat 1.999 kasus dan dalam proses 67 kasus. (*)

DMCA.com Protection Status