Setelah Mengamuk di Rumah Sakit, Warga Samarinda Positif Rapid Test Corona Dipulangkan ke Rumah | KLIK SAMARINDA
Fokus News

Setelah Mengamuk di Rumah Sakit, Warga Samarinda Positif Rapid Test Corona Dipulangkan ke Rumah

KLIKSAMARINDA – Seorang warga Jalan Pemuda 2, Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) menolak menjalani isolasi di RSU AW Syahranie Samarinda. Padahal, warga berinisial N dengan usia 52 tahun ini terkonfirmasi positif Covid-19 (virus corona) melalui rapid test pada 8 April 2020 lalu.

Menurut keterangan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismet Kosasih, yang bersangkutan telah menolak menjalani perawatan di RSU AW Syahranie Samarinda sebagai pasien dengan pemantauan (PDP).

Pria yang terkonfirmasi ini merupakan bagian dari cluster Gowa yang akan mengikuti Itjima Ulama. Karena itu, yang bersangkutan kemudian menjalani isolasi di RSU AW Syahranie Samarinda

Saat diisolasi di RSU AW Syahranie Samarinda, pasien sempat melakukan pemecahan kaca jendela rumah sakit hingga mengancam tenaga medis dan mendobrak pintu ruangan.

“Pada tanggal 8 April dinyatakan hasil rapid tes positif, dan di-isolasi di RSUD AWS. Kemudian yang bersangkutan menolak dirawat dengan memecahkan kaca jendela, mengancam tenaga medis RS dan mendobrak pintu ruangan. Jadi bukan kabur,” terang Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda Ismed Kusasih didampingi kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Samarinda, dr Osa Rashfodia, Jumat malam 10 April 2020.

Point of View:  BNNP Kaltim Musnahkan 2 Kg Narkoba Dengan Blender

Saat ini, pasien tersebut telah mendapatkan pengawasan dari aparat keamanan di rumahnya. Ismet menghimbau agar warga tak perlu panik.

“Warga kami himbau tetap tenang karena yang bersangkutan sudah diawasi dan besok tim laboratorium Dinas Kesehatan akan melakukan uji swab di rumah bersangkutan,” ucap Ismed.

Ismed menegaskan jika yang bersangkutan tidak kooperatif maka Dinas Kesehatan akan menetapkan karantina di wilayah sekitar yang bersangkutan.

“Polsek akan memasang Police Line dan karantina wilayah di sekitar rumah yang bersangkutan. Jadi kami minta warga tenang karena kita Dinas Kesehatan dan keamanan akan bertindak tegas terhadap yang bersangkutan,” ungkap Ismed. (*)

Save on your hotel - hotelscombined.com
DMCA.com Protection Status