Pesona Puncak Jahitan Layar Tawarkan Panorama Ciamik di Belantara Kukar

Jahitan Layar

Suasana di Puncak Jahitan Layar, Anggana, Kutai Kartanegara.

KLIKSAMARINDA – Deretan villa berdiri di atas tanah leluhur Jahitan Layar di tengah belantara hutan Kalimatan Timur (Kaltim). Dari kejauhan, tampak desain bangunan itu sederhana namun apik.

Tetapi bangunan yang bisa dijumpai di pelbagai wilayah di Indonesia ini justru menjadi daya tarik bagi para pengunjung yang datang dari Kutai Kartanegara (Kukar) atau dari luar Kukar.

Meski menampilkan desain yang sederhana, villa ini memiliki fasilitas luar biasa untuk bangunan di tengah belantara.

Di villa dalam itu, ada kamar tidur mewah yang tersedia. Dari kamar tidur itu pula, setiap pengunjung Puncak Jahitan Layar dapat memandang langsung keluar ruangan dan menikmati panorama Sungai Mahakam.

Bukan hanya kamar yang memiliki fasilitas mewah, pun di beranda kamar juga terdapat sepasang kursi dan meja untuk bersantai.

Fasilitas itu menambah elegan kamar dengan luas 4 x 5 meter. Melengkapi fasilitas itu, ada sebuah kamar kecil dengan air jernih yang mengucur deras setiap saat.

Terhitung ada enam belas villa di puncak Jahitan Layar Kukar. Sebanyak 12 villa dibandrol dengan harga sewa Rp500 ribu rupiah per malam.

Sementara empat villa dengan ruangan yang lebih lebar dan fasilitas tambahan berada di atas bukit dibandrol dengan harga Rp600 ribu rupiah per malam.

Setiap pengunjung juga tak perlu khawatir untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum. Di tempat ini juga ada resto yang diberi nama Serambi Jahitan Layar.

Yang ditawarkan Serambi Jahitan Layar adalah menu-menu makanan dan minuman yang bisa dinikmati dengan harga yang relatif murah.

Sambil menyantap hidangan, pengunjung juga dapat menikmati suasana alam tanah leluhur dengan menggunakan teleskop.

Dengan alat pantau jarak jauh itu, pengunjung bisa melihat berbagai tempat. Termasuk melihat kapal-kapal yang berlayar dan melintas di Sungai Mahakam. Suasana pun terasa semakin seru menjelang petang.

teleskop
Pengunjung menggunakan teleskop untuk memandang panorama Puncak Jahitan Layar

Jika di tempat wisata lain semakin sore semakin sepi, suasana berbeda justru tampak di Puncak Jahitan Layar. Tempat wisata Jahitan Layar, semakin sore justru jumlah pengunjung semakin bertambah.

Umumnya, para pengunjung di Jahitan Layar ingin menikmati suasana matahari terbenam dari ketinggian. Lokasi yang luas membuat para pengunjung bisa menikmati suasana senja dari beragam spot.

Tak hanya itu, posisi dan tempat untuk menikmati senja juga beragam. Pengunjung bisa menikmati senja sambil lesehan, duduk di resto, atau bahkan bisa melihat matahari terbenam dari dalam kamar.

Suasana malam hari di Puncak Jahitan Layar

Nanchi Palinggi, pengunjung asal Toraja, Sulawesi Selatan mengatakan, Negeri Jahitan Layar memang memanjakan pengunjungnya dengan suasana alam yang nyaman untuk beristirahat.

Apalagi bagi para pemuda dan pemudi yang ingin menghabiskan waktu liburnya di akhir pekan. Suasana puncak Jahitan Layar sangat mendukung untuk menikmati liburan.

“Tempatnya seru, yah. Pastinya kita ada di atas bukit. Kita bisa lihat sunset dan lain-lain. Pokoknya asyik untuk liburan bersama keluarga kalau sedang libur. Kalau saya yang pertama kali, yah wisatanya sih kalau saya lihat awalnya dari medsos gitu. Saya lihat, kok kayaknya bagus. Jadi yah ajak teman teman ke sini,” ujar Nanchi Palinggi, Minggu 1 Januari 2023.

Pemilik tempat wisata Jahitan Layar, HM Idris mengatakan, pembangunan tempat rekreasi Jahitan Layar merupakan mimpi dari masyarakat Kaltim yang rindu adanya fasilitas wisata berkelas seperti yang ada di daerah-daerah lain di Indonesia.

Lokasi yang tenang karena jauh dari perkotaan, ditambah lokasi yang berada di dataran tinggi, membuat kawasan Jahitan Layar semakin sejuk.

Para wisatawan pun akan sangat nyaman menikmati ketenangan saat berada di Jahitan Layar. Tidak hanya villa, di kawasan ini juga ada lokasi perkemahan bagi para pengunjung yang ingin menikmati liburannya dengan mendirikan tenda.

“Untuk kondisi ini, kita berusaha agar semua bisa menikmati. Tujuan kita itu bagaimana semua bisa menikmati. Yang di atas bisa, yang di bawah juga bisa. Karena ada juga yang kepengen, tapi tinggi. Nantikan susah juga. Jadi, kita dapat yang standar lah,” ujar HM Idris.

Suasana Jahitan Layar juga semakin asik pada malam hari. Pancaran lampu hias yang dibentuk dengan berbagai model menambah keseruan para pengunjng yang menikmati liburan di malam hari.

Tanah leluhur Jahitan Layar ini berada di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kukar.

Anda bisa menuju kawasan ini dengan menempuh 70 kilometer atau sekitar empat puluh menit dari kota Samarinda.

Jika ditempuh dari Bandara APT Pranoto Samarinda, Puncak Jahitan Layar akan memakan waktu sekitar satu jam tiga puluh menit.

Memasuki kawasan Jahitan Layar, pengunjung tidak perlu membayar karcis atau biaya masuk. Para pengunjung cukup memasuki kawasan dan bisa langsung bersantai di berbagai tempat untuk menikmati makanan dan minuman yang disediakan di resto Jahitan Layar.

Pengunjung Puncak Jahitan Layar sedang menjelajah kawasan Puncak Jahitan Layar dengan motor ATV.

Kawasan Jahitan Layar juga menyediakan sewa fasilitas berupa motor ATV. Kendaraan ini akan sangat berfungsi bagi Anda yang ingin berpetualang menikmati suasana alam di Jahitan Layar. (Suriyatman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DMCA.com Protection Status