Clicky

Pasien Covid-19 Alami Antrean di RSU AW Syahranie Samarinda

Direktur RSU AW Syahranie Samarinda, dr. David Hariadi Masjhoer - Foto Ist

KLIKSAMARINDA – Jumlah pasien konfirmasi Covid-19 di Kalimantan Timur yang memerlukan perawatan terus bertambah. Per 10 Februari 2021, Satgas Covid-19 Kaltim mencatat, penambahan jumlah pasien yang dirawat mencapai angka 8.416 kasus setelah terjadi penambahan sebanyak 104 kasus.

Peningkatan pasien yang memerlukan perawatan di antaranya terjadi di RSU AW Syahrani Samarinda. Direktur RSU AW Syahranie Samarinda, dr. David Hariadi Masjhoer mengakui kondisi ruang rawat inap pasien Covid-19 RSUD AWS Samarinda penuh.

“Memang saat ini untuk ruang perawatan covid kita beberapa hari ini penuh terus,” ujar dr. David Hariadi Masjhoer usai rapat evaluasi pelaksanaan dan penanganan Covid-19 di Kaltim di Ruang Kersik Luwai Kantor Gubernur Kaltim, Rabu 10 Februari 2021, melalui rilis.

Menurut dr. David Hariadi Masjhoer, pihaknya telah menyiapkan total 65 tempat tidur. Namun, itu terbagi, untuk perawatan covid, perawatan ibu hamil dengan covid, perawatan pasien baru lahir dengan covid, pasien cuci darah dengan covid dan ICU covid.

Dalam keterangan dr. David Hariadi Masjhoer, pasien covid itu sendiri bukan hanya covid saja, tapi pasien dengan komorbid banyak juga menderita covid.

Karenanya, disebutkan David dari 60 tempat tidur bed occupancy rate (BOR) atau tempat tidur terisi (tingkat hunian) sekitar 80 persen. Dan jumlah ini ujarnya, kalau menurut ketentuan atau secara teori sudah kelebihan kapasitas

“Sebab menurut standar, kalau 60 – 70 persen BOR itu terisi, sudah ideal. Kalau 80 persen, hampir terjadi over,” ujar dr. David Hariadi Masjhoer.

Pihak RSU AW Syahranie Samarinda terus berupaya mensiasati agar pasien baru covid bisa tertampung. Caranya, ujarnya, bagaimana pasien meskipun kondisi masih perlu pengawasan tapi ketika hasil swabnya negatif maka segera pindahkan ke zona hijau.

Tujuannya adalah zona merah ini agar selalu ada buffer untuk tempat tidur kosong bagi pasien baru dan datang dalam kondisi perlu perawatan

“Untuk pagi tadi ini aja, saya mendapat laporan ada 8 pasien menunggu di UGD untuk masuk ke ruang perawatan,” ujar dr. David Hariadi Masjhoer.

Ditambahkannya, walaupun jumlah pasien covid terus bertambah sebab kondisi pandemi ini, namun pihak AWS terus berupaya memberikan pelayanan maksimal. (*)

DMCA.com Protection Status
error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda.@gmail.com