Warta

Karyawan Ekspedisi di Loa Bakung Samarinda Gelapkan Barang Senilai Rp98 Juta, Begini Kronologinya

KLIKSAMARINDA – Kasus tindak pidana penggelapan dalam jabatan diungkap Polsek Sungai Kunjang. Seorang karyawan perusahaan jasa ekspedisi berinisial NA (24) diamankan.

Dia diduga menyalahgunakan kepercayaan sebuah perusahaan jasa ekspedisi di Jalan Jakarta –Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang– Selasa 13 Januari sekira pukul 08.30 Wita. Yakni dengan menggelapkan barang kiriman senilai Rp98 juta.

Dikutip dari unggahan resmi Polres Samarinda di Facebook, saat itu pelaku yang berstatus sebagai kurir, diduga memanfaatkan posisinya untuk menguasai paket. Isinya barang elektronik berharga. Barang tersebut seharusnya dikirim kepada pelanggan.

Berdasarkan hasil penyelidikan Polsek Sungai Kunjang, paket tersebut sebelumnya telah tercatat. Bahkan masuk ke dalam sistem incoming perusahaan.

(FOTO-FOTO: Humas Polres Samarinda)

Namun saat proses pemuatan barang ke kendaraan operasional, pelaku dengan sengaja tidak melakukan pemindaian –scanning– terhadap paket yang menjadi sasaran. Makanya, barang tersebut akhirnya tidak tercatat dalam daftar pengiriman.

Tindakan tersebut kemudian ditutupi. Caranya dengan berpura-pura melakukan pemindaian terhadap seluruh paket lainnya. Perbuatan pelaku akhirnya terungkap setelah manajemen perusahaan jasa ekspedisi itu mencocokkan data sistem dengan rekaman kamera pengawas yang terpasang di area gudang.

Dari hasil tersebut, terlihat jelas adanya paket yang sengaja dikeluarkan tanpa prosedur resmi. Akibat kejadian ini, perusahaan mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp98.996.000.

Menindaklanjuti laporan perusahaan jasa ekspedisi itu, Unit Opsnal Polsek Sungai Kunjang bergerak cepat melakukan penyelidikan. Dan akhirnya polisi akhirnya berhasil mengamankan pelaku Kamis 22 Jnauari 2026 sore di lokasi tempatnya bekerja. (*)

seedbacklink

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker