Istighosah Jadi Cara Warga Sanga-Sanga Kaltim Tolak Tambang

Istighosah warga Sanga-Sanga yang menolak tambang batubara, Rabu malam 26 Januari 2022. (Foto: Dok)

KLIKSAMARINDAWarga RT 24, Kelurahan Sanga Sanga Dalam, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), memiliki cara tersendiri dalam menghadapi persoalan tambang batubara.

Warga RT 24 Sanga-Sanga diketahui tengah melakukan penolakan praktik pertambangan batubara di wilayahnya.

Pelbagai cara telah ditempuh warga Sanga-Sanga. Mulai dari aksi massa hingga memblokir jalur transportasi.

Kini, warga Sanga-Sanga mengadakan istighosah untuk menolak tambang batubara.

Istighosah ini sebagai bagian dari permohonan dan doa bersama agar hajat menolak tambang batubara terkabul.

Istighosah ini berlangsung di depan gerbang masuk RT 24 Sanga-Sanga, Rabu malam, 26 Januari 2022.

“Ini ikhtiar untuk mengusir dan menghentikan alat berat dari perusahaan CV. Sanga-Sanga Perkasa yang masih saja menambang di kampung. Allah murka terhadap orang-orang yang rakus dan merusak bumi-Nya,” demikian keterangan dari tokoh agama, di sela acara yang berlangsung khidmat tersebut.

Tampak warga duduk bersimpuh mendengarkan doa-doa yang disampaikan tokoh agama setempat.

Mereka berharap agar tidak ada lagi praktik pertambangan di wilayah Sanga-Sanga.

Sebelumnya warga telah berkali-kali menolak rencana penambangan CV. SSP di kawasan kampung RT 24, Kelurahan Sanga Sanga Dalam, baik lewat aksi dan sejumlah protes yang ditujukan langsung kepada pemerintah.

Bahkan perwakilan warga menemui Wakil Gunernur Kaltim Hadi Mulyadi mendesak baik Pemrpov Kaltim dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk tidak menerbitkan rekomendasi izin lingkungan.

Bahkan pada tahun 2018 warga telah melaporkan CV.SSP kepada Polda Kaltim dengan dugaan tindak pidana lingkungan, karena perusahaan telah melakukan aktivitas penambangan tanpa mengantongi izin lingkungan.

Namun, laporan tersebut dianggap tanpa kejelasan dan tindak lanjut hingga Istighosah tolak tambang batubara itu berlangsung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DMCA.com Protection Status
error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda.@gmail.com