Gubernur Isran Noor Lantik 7 Komisioner KPID Kaltim Periode 2022-2025

Pelantikan dan pengambilan sumpah komisioner KPID Kaltim oleh Gubernur Isran Noor, Selasa 5 April 2022.

KLIKSAMARINDAGubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor, melantin dan mengambil sumpah komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Kalimantan Timur Periode 2022-2025. Pelantikan ini berlangsung 3 bulan setelah adanya pengumuman hasil seleksi Komisioner KPID Kaltim pada Desember 2022 lalu.

Pelantikan berlangsung di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Selasa 5 April 2022.

Hadiri dalam agenda tersebut Ketua KPI Pusat, pimpinan DPRD Kaltim, jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalti, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kaltim.

“Pemerintah dan masyarakat Kalimantan Timur mengucapkan selamat atas pengambilan sumpah dan pelantikan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Kalimantan Timur Periode 2002-2025. Mudah-mudahan dengan telah dilantik dan diambil sumpahnya ini di Kalimantan Timur dapat melaksanakan tugas-tugas,” ujar Gubernur Isran Noor.

Sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran Indonesia, KPID bertugas dan berfungsi antara lain untuk mengkoordinasikan, menyiapkan infrastruktur penyiaran sekaligus menjadi penyeimbang dan melakukan hal-hal yang dapat menyelesaikan masalah dalam hal kegiatan penyiaran di Provinsi Kaltim.

Gubernur Isran Noor juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus KPID Kaltim periode sebelumnya yang telah bekerja dengan melaksanakan tugas-tugas yang Paripurna.

“Amal ibadah saudara-saudara yang telah dilaksanakan itu dan pasti sudah bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Timur,” ujar Gubernur Isran Noor.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Isran Noor juga menyatakan harapan kepada KPID Kaltim agar dapat memberikan informasi dan melaksanakan kegiatan penyiaran terkait dengan rencana pembangunan Ibu Kota Negara yang sampai sekarang ini masih terjadi memunculkan berbagai pendapat di masyarakat.

“Pendapat orang macam-macam di negara demokrasi seperti ini adalah hal yang wajar kalau ada yang pro dan kontra. Bagaimana kita menyampaikan kepada masyarakat secara jelas dan benar kalau tujuan pemindahan Ibukota yang disampaikan oleh Bapak Presiden berdasarkan kajian-kajian,” ujar Gubernur Isran Noor.

Gubernur Isran Noor menyampaikan ada pihak yang berpendapat bahwa Undang-Undang Ibu Kota Negara itu terlalu cepat. Namun, menurut Gubernur Isran Noor, sebenarnya rencana pemindahan Ibu Kota Negara sudah dijalankan oleh Presiden pertama RI, Soekarno, pada tahun 1957.

“Akan pindahkan ke Kalimantan Tengah. Dikatakan itu terlalu cepat. Mungkin proses pembuatan itu adalah sudah terlambat. Itu memang tujuannya bahwa ibu kota ini milik Kalimantan Timur, masyarakat Kalimantan Timur saja. Tapi keberadaan ibu kota itu adalah merupakan milik bangsa yang harus kita kelola,” ujar Gubernur Isran Noor.

Adapun nama 7 komisioner KPID Kaltim periode 2022-2025 adalah sebagai berikut yang dilantik adalah:
1. Ali Yamin Ishak
2. Irwansyah
3. Adji Novita Wida Vantina
4. Dedy Pratama
5. Tri Heriyanto
6. Hajaturamsyah
7. Hendro Prasetyo.

Selain 7 nama terpilih itu, ada 7 nama lainnya yang menjadi cadangan komisioner. Antara lain:
1. Sabir Ibrahim
2. Muhammad Isnaini
3. Devi Alamsyah
4. Silviana Purwanti
5. Aji Eka Qamara
6. Bawon Kuatno
7. Muhammad Syarifuddin. (Pia/Adv/KominfoKaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status