Pemkab Kutai Kartanegara

BBGRM Kecamatan Kota Bangun 2025, Ratusan Warga Kompak Bersihkan Lingkungan

KLIKSAMARINDA – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kota Bangun Kutai Kartanegara (Kukar) bersama masyarakat menggelar kegiatan gotong royong massal dalam rangka memperingati Hari Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) pada Kamis, 22 Mei 2025.

Acara yang berlangsung di Eks Lapangan Pesawat dan Jalan Sri Bangun RT 020, Desa Kota Bangun Ulu ini diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai kalangan.

Kegiatan gotong royong BBGRM Kota Bangun dimulai pukul 07.30 WITA dengan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Plt. Camat Kota Bangun, Abd. Karim.

Setelah apel pembukaan, seluruh peserta langsung melaksanakan kerja bakti membersihkan fasilitas umum dan lingkungan sekitar dengan penuh semangat.

“BBGRM merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan partisipasi aktif dalam pembangunan desa. Kegiatan ini bertujuan menjalin silaturahmi, meningkatkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan, menguatkan solidaritas antarwarga, serta membangun desa dari bawah secara bersama-sama,” ungkap Abd. Karim.

Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran 400 peserta yang terdiri dari personel TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, instansi pendidikan, kesehatan, PLN, Bank BPD Kaltimtara, serta masyarakat umum.

Keberagaman peserta ini menunjukkan tingginya dukungan terhadap program BBGRM 2025.

Sasaran utama kerja bakti meliputi pembersihan Jalan Sri Bangun sepanjang ±1,5 kilometer dan penataan lingkungan di sekitar Eks Lapangan Pesawat Desa Kota Bangun Ulu.

Area yang cukup luas ini berhasil dibersihkan berkat partisipasi massif seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan BBGRM Kota Bangun 2025 memiliki tujuan strategis untuk membangun kembali semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Selain itu, acara ini juga menjadi momentum untuk menjalin silaturahmi antarwarga dan berbagai instansi di wilayah Kota Bangun.

Program ini dirancang untuk menumbuhkan rasa saling tolong-menolong, meningkatkan solidaritas sosial, serta menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan harmonis.

Yang terpenting, kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka, namun mampu memupuk semangat gotong royong dan mempererat hubungan antara masyarakat dengan aparat pemerintah.

Melalui BBGRM, diharapkan tradisi gotong royong sebagai kearifan lokal Indonesia dapat terus terjaga dan menjadi fondasi kuat dalam pembangunan masyarakat yang lebih sejahtera. (Adv/Diskominfo Kukar)

seedbacklink

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker