Banjir Makarti Kukar Rendam 450 Rumah Warga | KLIKSAMARINDA
News

Banjir Makarti Kukar Rendam 450 Rumah Warga

KLIKSAMARINDA- Musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di Desa Makarti, Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) yang terjadi Jumat 22 Mei-Sabtu 23 Mei 2020 merendam 450 rumah. Kepala Desa Makarti, Salamun memperkirakan kerugian warganya mencapai sekitar Rp2,5 milyar akibat banjir tersebut.

“Musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayahn RT 08 Makarti mengakibatkan 2 rumah rusak berat/hancur dengan kerugian materi sekitar 200 juta, 5 rumah rusak sedang dan merendam 450 rumah. Kerugian warga ditaksir mencapai sekitar Rp2,5 milyar,” urai Salamun dalam laporan ketika menerima kunjungan Bupati Kukar, Edi Damansyah, Senin 25 Mei 2020.

Banjir di Desa Makarti, Kecamatan Marang Kayu, Kukar ini mendapatkan perhatian serius dari Bupati Kutai Kartanegara (kukar) Edi Damansyah. Bupati Edi meninjau secara langsung lokasi bencana sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor.

Bupati Edi Damansyah didampingi ketua TP PKK Kukar Maslianawati Edi Damansyah menyerahkan bantuan kebutuhan pangan dasar berupa mie instan, teh, gula pasir, sarden/kornet, minyak makan, selain itu juga perlengkapan lainnya berupa tikar, paket sandang/pakaian, paket seragam dan perlengkapan sekolah, serta beras sebanyak 10,8 ton.

Point of View:  Leader Speech for their election

Bupati Edi Damansyah mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi semua musibah yang terjadi dengan arif dan bijaksana, bahwa dibalik musibah akan ada hikmah di dalamnya.

“kita berkeyakinan di balik kesulitan-kesulitan yang terjadi ini akan ada kemudahan yang kita dapatkan” ujar Edi

Bupati berharap kepada masyarakat Kutai Kartanegara khususnya masyarakat desa Makarti kecamatan Marang Kayu untuk tetap selalu waspada dan siaga akan adanya musibah yang akan terjadi dengan melakukan langkah-langkah pencegahan agar musibah tidak mengakibatkan kerusakan dan kerugian yang lebih besar.

“Kita semua tentunya tidak berharap musibah terjadi, namun dengan langkah pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini bisa mencegah terjadinya dampak musibah yang lebih besar,” pungkas Edi. (*)

Save on your hotel - hotelscombined.com
DMCA.com Protection Status