Ardian Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Mahakam Samarinda

KLIKSAMARINDA – Seorang pria diduga tercebur dan tenggelam di Sungai Mahakam Samarinda, sekitar dermaga Speed Boat Pasar Pagi, Senin siang kemarin, 15 Februari 2021 sekitar pukul 11.30 WITA. Pria tersebut bernama Ardian (62), warga Jalan Raudah Nomor 5, RT 24, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Ardian dikenal sebagai pria yang mempunyai usaha penyewaan Speed Boat di Dermaga Pasar Pagi Samarinda. Pada Senin siang itu, warga Jalan Gajah Mada, Kelurahan Pasar Pagi gempar karena menerima informasi ilangnya Adrian.

Tim SAR Gabungan kemudian berkoordinasi dan melakukan pencarian sejak Senin petang berlanjut pada Selasa pagi, 16 Februari 2021. Koordinator SAR Samarinda, Riqi Effendi menjelaskan pihaknya menerima laporan dari istri korban.

”Dari keterangan saksi, korban datang ke Dermaga Speed Sapu Lidi Pasar Pagi melakukan aktivitas pengecekan speed miliknya. Namun sebelumnya korban sempat minum kopi di warung PKL di Sapu Lidi bersama rekannya. Setelah itu, rekan korban pergi meninggalkan korban masih di Warung Pkl Kopi. Saksi Ahmad menyebutkan ada sepasang sandal warna hitam les merah dan jaket abu abu hitam les lengan putih yang diketahui pemiliknya adalah Ardian. Korban juga diketahui tidak bisa berenang,” ujar Riqi Effendi melalui rilis.

Baca juga:  Pelayanan Pelabuhan Samarinda Dikelola Swasta

Riqi Effendi menjelaskan, atas peristiwa tersebut pihak keluarga menghubungi pihak berwajib dan unsur SAR kota Samarinda guna dilakukan pencarian SAR. Dugaan diperkuat dengan adanya sandal korban dan jok speedboat yang ditemukan mengapung di Sungai Mahakam. Atas dugaan itu, petugas terkait dan relawan segera melakukan crosscheck untuk mengetahui kebenarannya.

Sebelumnya, istri Ardian, Sri Usmini Wati menceritakan, pada pagi hari suaminya melakukan rutinitas seperti biasa dan dalam kondisi sehat. Pada Senin pagi, Adrian berangkat seperti biasa dan siang sudah pulang. Namun, siang itu, Adrian tak ada pulang.

”Saya pikir sedang sibuk di Dermaga, tapi saya dikabari keponakan saya untuk ke sini perihal suami saya. Dan saya baru tahu saat di tempat, bahwa dia diduga tercebur di Sungai Mahakam. Suami saya memang menderita hipertensi dan penyakit jantung,” ujar Sri Kusniawati, Senin petang. (*)