News

Aksi Bank Sampah Faperta Unmul dan WCD East Kalimantan di Momen Sumpah Pemuda untuk Lingkungan Bersih

KLIKSAMARINDA – Bank Sampah Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (Faperta Unmul) bersama World Cleanup Day (WCD) East Kalimantan dan komunitas Samarinda Sadar Sampah menggelar kegiatan bertajuk S.A.M.P.A.H (Suara & Aksi Muda Peduli Alam Hijau) di Oemah Kebun, pada 26 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda 2025.

Direktur Bank Sampah Faperta UNMUL, Ananda Bayu Saputra, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam menjaga bumi.

“Kita sebagai pemuda harus lebih sadar terhadap lingkungan dan kondisi sekitar. Semangat menjaga bumi bukan hanya untuk hari ini, tapi demi keberlangsungan hidup anak cucu kita nanti,” ujarnya.

Acara dibuka dengan talkshow bertema “Inovasi dan Kolaborasi Menuju Samarinda Bersih” yang dimoderatori Ketua WCD East Kalimantan, Fatur Subianto.

Diskusi menghadirkan Iwan Harwidian dari TWAP Samarinda sekaligus Direktur Bank Sampah Induk Bungas Mahakam, dan Aie Natasha, Founder dan CEO Enable Project.

Diskusi dalam kegiatan bertajuk S.A.M.P.A.H (Suara & Aksi Muda Peduli Alam Hijau).

Dengan membahas persoalan pengelolaan sampah, pemberdayaan masyarakat, hingga peran strategis generasi muda dalam menciptakan perubahan nyata.

“Suara anak muda hari ini menjadi kunci dalam membentuk masa depan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujar Aie Natasha.

Agenda berlanjut dengan kampanye “Dari Piring ke Bumi Aksi Pemuda Kurangi Food Waste, Cintai Pangan Lokal”, dipandu oleh Khairunnisa dari Paguyuban Pangan Samarinda.

Para peserta diajak lebih bijak mengelola konsumsi makanan dan mengurangi limbah pangan.

Tak hanya berhenti pada diskusi, kegiatan juga diisi Workshop Ubah Sampah Jadi Manfaat (Kompos & Eco Enzyme) bersama Ali Zainal A., dosen Fakultas Pertanian, dan Ananda Bayu Saputra.

Melalui praktik langsung, peserta diajarkan cara mengolah sampah organik menjadi produk bermanfaat.

Para peserta menuliskan opini dan harapan tentang lingkungan melalui sesi Suara Muda di akhir kegiatan diakhiri foto bersama sebagai simbol tekad menjaga bumi.

Dengan semangat Sumpah Pemuda, mereka membawa pesan sederhana namun kuat: cinta tanah air juga berarti cinta pada bumi tempat berpijak. (*)

Penulis: Harpiah AM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status