Sosok

Selamat Jalan, Jonas Sawor

Indonesia kehilangan putra terbaik yang pernah mengukir dunia sepakbola di Tanah Air beberapa dekade lalu. Ya, dialah Jonas Sawor, pemain yang pernah membawa Perseman Manokwari sampai ke grand-final Divisi Utama Perserikatan 1986 menghadapi Persib Bandung.

Pemain bola yang lama berkarir di PS Bontang PKT ini meninggal dunia Sabtu, 18 Februari 2017, akibat penyakit kanker getah bening.

Rencananya, Almarhum akan dimakamkan di tanah kelahiran, Sorong Papua. Putra almarhum, Jordan Rumi, membenarkan kepergian Yonas Sawor tersebut.

Saat ini, jenazah disemayamkan di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) di rumah duka Jalan Sakura, PC VI, Perum Pupuk Kaltim.

Pria kelahiran 3 Juli 1962 ini juga menjadi karyawan di Pupuk Kaltim setelah bergabung dengan PS Bontang PKT, sebuah klub pendatang baru di Galatama waktu itu.

Pendatang baru di Galatama itu mampu menjuarai putaran pertama Grup I Turnamen Piala Liga Milo IV yang berlangsung di Gresik. Mereka mampu menahan juara kompetisi Galatama, Niac Mitra Surabaya, lalu mengalahkan tuan rumah Petrogres dan Makassar Utama.

Tim dari Bontang itu maju ke final Piala Surabaya, meskipun kemudian kalah 0-1 dari juara kompetisi divisi utama 1987-1988, Persebaya Surabaya.

Penampilan Yonas membuka mata Bertje Matulapelwa, Sutan Harhara, dan Andi Darussalam Tabussala, pelatih dan manajer tim nasional, untuk merekrut kembali pemuda asal Papua ini ke dalam tim nasional. (*)