Clicky

Parah, Ada Pasien Covid di Berau Diusir Warga

KLIKSAMARINDA – Seorang pria berinisial APW (42), warga Kelurahan Karang Ambun, Berau, terpaksa tinggal di Hutan Tangap. Pria ini diusir pemilik indekos lantaran diketahui terkonfirmai poitif Covid19.

Padahal, APW telah membayar kos itu selama sebulan sebelum dirinya dinyatakan terkonfirmasi. Lurah Karang Ambun, Arif Mulyono menyebutkan, pasien itu merupakan warganya yang tinggal di indekos Jalan Durian III.

Menurut Arif Mulyono, pengusiran itu bermula saat pasien melakukan antigen di Puskesmas Bugis, Sabtu, 31 Juli 2021. Setelahnya, ia dinyatakan terkonfirmasi positif dan diharuskan isolasi mandiri.

Setelah pasien pulang ke kos, tidak berselang lama, ketua RT menyampaikan kepada pasien bahwa pemilik indekos tidak menginginkan kehadirannya.
Diduga karena pasien dinilai mengancam kenyamanan ataupun kesehatan penghuni lain. Menurut Arif Mulyono, ketika ditelusuri, APW berada di kawasan Hutan Tangap dan berencana untuk tinggal di hutan itu beberapa waktu.

Setelah mengetahui lokasi pasien, Arif Mulyono bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas langsung melakukan penjemputan. Pasien pun segera ditempatkan ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19.

“Seharusnya tidak terjadi pengusiran seperti itu. Saya sangat kecewa dengan pemilik indekos,” ujar Arif Mulyono kepada media lokal setempat, Senin 2 Agustus 2021. (*)

DMCA.com Protection Status
error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda.@gmail.com