Kaltim Waspadai Penyebaran Covid-19 dari Provinsi Tetangga | KLIK SAMARINDA
Fokus News Provinsi Kaltim

Kaltim Waspadai Penyebaran Covid-19 dari Provinsi Tetangga

KLIKSAMARINDA – Dalam update kasus terkonfirmasi Covid-19 Indonesia per 28 Mei 2020, terdapat tiga provinsi yang mencapai angka tertinggi. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengkonfirmasi ketiga provinsi tersebut adalah Jawa Timur masih menjadi tertinggi dengan pertambahan 171 kasus, disusul dengan Kalimantan Selatan 116 kasus dan DKI Jakarta 105 kasus.

Per 28 Mei 2020, kenaikkan kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 687 orang. Sehingga total per Kamis 28 Mei 2020 pasien positif corona di Indonesia ada 24.538 orang.

Achmad Yurianto mengatakan kenaikkan tertinggi terjadi di Kalimantan Selatan. Achmad Yurianto melanjutkan, untuk provinsi selanjutkan ada Sulawesi Selatan dengan peningkatan 46 kasus dan di Sumatra Utara 30 kasus.

“Kalau kemudian kita hitung dari hari ke hari maka terlihat bahwa memang hari ini penambahan yang cukup banyak itu adalah Kalimantan Selatan karena kemarin 73 sekarang jadi 116,” ujar Achmad Yurianto dalam konferensi pers di YouTube BNPB Indonesia, Kamis 28 Mei 2020.

Dua provinsi yang mengalami peningkatan signifikan per 28 Mei 2020 merupakan provinsi yang memiliki akses langsung ke Kalimantan Timur (Kaltim), yaitu Kalimantan Selasan dan Sulawesi Selatan.

Menurut Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak, oeningkatan kasus di provinsi Kalsel patut diwaspadai terutama adanya mobilisasi orang yang langsung ke Kaltim.

Point of View:  Gubernur Kaltim Lantik Pj. Sekprov Sa'bani di Tengah Pandemi

“Kalau kita melihat dari perkembangan kasus yang ada baik secara nasional dan daerah, masih cukup tinggi. Seperti di Kalimantan khususnya di Kalimantan Selatan kelihatannya terjadi peningkatan yang cukup besar. Patut kita waspadai kasrena posisinya tidak jauh dengan Kalimantan Timur. Meskipun perkembangan kasus terkonfirmasi positif melandai,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Karena itu, Andi Muhammad Ishak kembali mengingatkan agar masyarakat tetap memenuhi standar protokol kesehatan untuk menghidari penyebaran dan penularan Covid-19.

“Disiplin adalah kunci. Jaga jarak ketika keluar rumah. Bahkan, jika perlu tetap di rumah saja, apabila tidak ada yang penting. Bekerja dari rumah, beribadah dan belajar dari rumah. Ketika di rumah, tetap melaksanakan prilaku hidup sehat dan bersih. Mencuci tangan dengan sabun ketika dari perjalanan di luar rumah. Menggunakan masker ketika keluar rumah. Ringan tapi efektif mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Andi Muhammad Ishak. (*)

Save on your hotel - hotelscombined.com
DMCA.com Protection Status