Ragam

Andeskaraya Berdikari Perusahaan di Samarinda dengan Konsep Unik Kembangkan SDM (Bag-3)

KLIKSAMARINDA – Dodi Atmaja sedang asyik menikmati kopi hangat di sebuah cafe di Jalan Antasari, Kota Samarinda. Malam itu, ia sedang nongkrong bersama rekan sejawatnya. Mereka membicarakan banyak hal. Terutama pekerjaan.

Tanpa diduga, Dodi –sapaannya– bertemu Fajar Shafuza. Direktur Utama (Dirut) PT Andeskaraya Berdikari INC itu memang sudah mengenal pemuda 32 tahun ini. Saat mengetahui Dodi tak lagi bekerja, Uza –sapaannya– langsung menawarkan pekerjaan.

“Sebenarnya, jalur rekrutmen Andeskaraya itu, kan ada dua. Pertama via tertulis. Nah yang kedua ini jalur nongkrong. Saya yang jalur nongkrong,” aku Dodi, tertawa, mengenang momen yang terjadi tahun lalu itu.

Tawaran itu tentu saja langsung disambut. Alumni Universitas 17 Agustus (Untag), Kota Samarinda ini, kemudian menjalani proses interview. Pertanyaannya, seputar tempatnya bekerja dulu, penguasaan yang dimiliki, dan alasan keinginannya bekerja di Andeskaraya. “Waktu ditanya keahliannya apa, saya jawab bisa Microsoft Excel dan Microsoft Word,” akunya, kepada KLIKSAMARINDA.

Bagi pemuda kelahiran 7 Maret 1993 ini, banyak hal nyeleneh yang ia temukan selama bekerja di Andeskaraya. Salah satunya, saat diwajibkan membaca buku “8 Etos Kerja Profesional” setebal 350 halaman yang ditulis Jansen Sinamo –Guru Etos Indonesia. “Itu wajib dipersentasikan melalui Power Point. Nanti ditayangkan di TV, dan disaksikan sama karyawan-karyawan lain,” ucapnya, terkekeh.

Menurut Dodi, kebijakan ini tentu saja tidak umum. Terlebih ia mengaku, bukan tipikal pembaca buku. “Saya jarang baca buku,” ungkapnya, tertawa.

Selain buku, kewajiban lain yang dilakukannya adalah menonton film hingga podcast di Youtube. Semua itu dilakukan saban bulan. “Biasanya pak Uza melingkari tanggal di kalender sebagai informasi Waktu kita untuk persentasi. Semua karyawan harus kumpul itu,” urainya.

“Kadang juga ter-pending karena teman-teman (karyawan lain, Red.) ada yang masih di lapangan. Seperti saya kemarin 2 bulan di IKN (Ibu Kota Negara, Red.). Tapi tetap setelah semua pekerjaan selesai, agenda persentasi yang terpending itu akan dilaksanakan,” timpal lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Administrasi Negara ini.

Di konsep ini saja, Dodi mengaku menjadi lebih percaya diri. Keinginan untuk belajar, seketika membuncah. Ia yang semula tak bisa mengoperasikan Global Positioning System (GPS) Geodetic, menjadi piawai menggunakannya. “Satu per satu skill saya bertambah,” ucapnya.

Tidak semua karyawan baru mendapatkan kepercayaan besar di perusahaan. Tapi hal ini tidak berlaku di Andeskaraya. Hal ini dirasakan Bayu Azmi Alfaz. Alumni Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) ini, merupakan rekrutan anyar Andeskaraya 2024 lalu.

Sedari awal, pemuda 26 tahun ini kesengsem dengan konsep lowongan pekerjaan yang dirilis Andeskaraya. “Saya lihat di Instagram lowongan kerjanya. Lucu aja, unik cara rekrutmennya,” aku Bayu –sapaannya.

Bagi lulusan Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Sipil Perencanaan dan Kebumian ini, suasana kerja di Andeskaraya nyaman dan sportif. Terlebih setiap project yang dikerjakan, karyawan baru seperti dirinya selalu mendapat kesempatan untuk terlibat. “Kami sering dikasih kepercayaan besar. Seperti harus membuat keputusan sendiri,” paparnya.

“Memang tidak semua project begitu. Tapi kesempatan itu pernah saya rasakan. Kadang juga saya diskusikan ke teman-teman. Ini bagian dari proses yang diajarkan di Andeskaraya,” bebernya.

Proses pengembangan diri di Andeskaraya Berdikari, diakui pemuda kelahiran 23 Mei 1999 ini juga tak lazim seperti kebanyakan perusahaan lainnya. Bayu mengaku, perusahaan justru mendorong habis-habisan karyawan seperti dirinya untuk mengembangkan diri. Baik melalui pelatihan berbayar, maupun diskusi di kantor. “Memang treatmen-nya berbeda di sini untuk mengembangkan diri. Saya sempat enggak percaya saat pertama kali menjalani itu,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *