Kaltim Tuan Rumah Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Regional Kalimantan
KLIKSAMARINDA – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi tuan rumah Kegiatan Regional Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Tahun 2025-2029 dan Rencana Aksi dalam Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah untuk Regional Kalimantan. Sebanyak 175 peserta dari lima provinsi di Kalimantan menghadiri acara yang berlangsung di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis, 12 Juni 2025.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN ini berlangsung secara serentak di seluruh wilayah Indonesia yang dibagi menjadi 7 regional. Acara berlangsung dari 10 hingga 13 Juni 2025 dengan menghadirkan peserta dari Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Barat.
Gubernur Kalimantan Timur yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang III drh. Arif Murdiatno memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, drh. Arif Murdiatno menekankan pentingnya menghadapi tantangan besar terkait perubahan demografi saat ini.
“Dengan adanya tantangan seperti pergeseran struktur usia dan kebutuhan melindungi kelompok rentan, Desain Besar Pembangunan Kependudukan (DBPK) dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) berperan sebagai instrumen strategis untuk mengoptimalkan potensi penduduk sebagai modal pembangunan sekaligus mengantisipasi risiko demografi di masa depan,” ujarnya.
Arif Murdiatno berharap seluruh pemerintah daerah yang hadir dapat mendukung dan menginternalisasikan PJPK ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah atau RPJMD.
Sementara itu, Deputi Bidang Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) Dr. Drs. Wahidin, M.Kes dalam keynote speech menyampaikan pentingnya kebijakan kependudukan yang komprehensif dalam menyongsong bonus demografi dan menghadapi ageing population.
“Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) disusun sebagai landasan penanganan persoalan kependudukan yang terencana, sistematis dan berkesinambungan dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045,” tegas Dr. Wahidin.
Untuk mengimplementasikan GDPK ke dalam perencanaan pembangunan di daerah, perlu disusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan yang diinternalisasikan ke dalam dokumen perencanaan daerah.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur dr. Nurizky Permanajati, M.H selaku tuan rumah mengapresiasi keterlibatan seluruh komponen mulai dari Pemerintah Provinsi, Inspektorat Utama, Kedeputian Dalduk, hingga BAPPEDA tingkat provinsi dan kabupaten/kota serta perangkat daerah terkait. (Adv/Diskominfo Kaltim)



