Warta

Tim SAR Temukan Korban Longsor Jalan Gerilya Samarinda dalam Kondisi Meninggal

KLIKSAMARINDA – Tim SAR gabungan menemukan korban terakhir longsor yang terjadi di Jalan Gerilya Gang Keluarga RT 102, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Samarinda, Kalimantan Timur IKaltim).

Korban bernama Sutiah (50 tahun) ditemukan meninggal dunia pada kedalaman 4 meter di bawah material tanah yang menimbun rumahnya.

Pencarian hari kedua yang dimulai pukul 07.00 WITA ini membuahkan hasil setelah proses evakuasi yang berlangsung penuh tantangan.

Iwan Setiawan Abas, Koordinator Kantor SAR Samarinda, menjelaskan bahwa tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan menggunakan dua unit eskavator mini untuk membongkar material lumpur, tanah, beton, kayu, dan puing bangunan.

“Korban ditemukan pada pukul 15.15 WITA, namun proses evakuasi baru selesai sekitar pukul 16.45 WITA karena petugas harus menggunakan cara manual untuk mengeluarkan tubuh korban dari material lumpur,” ungkap Iwan Setiawan Abas.

Jenazah Sutiah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum AW Syahranie sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sutiah menjadi korban terakhir yang dievakuasi setelah lima korban lainnya berhasil diselamatkan sejak hari pertama kejadian.

Lima korban selamat terdiri dari Ayu (21 tahun) yang merupakan anak korban, Muhammad Aidil (54 tahun), Nur Asiah (55 tahun), Aprilia Muhammad Aidil (19 tahun), dan Selviani Amin (19 tahun).

Seluruh korban selamat saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum AW Syahranie.

Lokasi penemuan Sutiah berada sekitar 2 meter dari korban pertama yang ditemukan sebelumnya.

Operasi pencarian dan evakuasi ini melibatkan koordinasi yang solid antara berbagai instansi untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di lokasi longsor. (Suriyatman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *