Clicky

Update Covid-19 Kaltim, Kasus Meninggal Naik 23 Orang

KLIKSAMARINDA – Kasus kematian pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Timur mengalami peningkatan pada Sabtu 6 Februari 2021. Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim melaporkan, untuk pasien meninggal dunia mengalami penambahan cukup tinggi yaitu 23 kasus.

Sehingga total kasus meninggal pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kaltim per 6 Februari 2021 sebanyak 1.079 kasus.

“Kasus meninggal pada pada Sabtu 6 Februari 2021 terdistribusi di Kutai Timur 2 kasus, Balikpapan 12 kasus dan Samarinda 9 kasus,” demikian keterangan tertulis Satgas Covid-19 Kaltim melalui juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak.

Penularan Covid-19 di Kaltim juga semakin meluas. Lonjakan pasien kasus positif baru terus terjadi di atas 500 kasus per hari.

Pada Sabtu 6 Februari 2021, Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim Penularan Covid-19 melaporkan kasus harian Covid-19 di Kaltim mengalami penambahan 607 kasus.

Secara rinci, Andi Muhammad Ishak menyebutkan kasus berasal dari Balikpapan 130 kasus, Berau 94 kasus, Samarinda 86 kasus, Bontang 85 kasus Kutai Kartanegara 74 kasus, Kutai Timur 53 kasus, Kutai Barat 49 kasus, Paser 13 kasus, Penajam Paser Utara 13 kasus dan Mahakam Ulu 10 kasus. Sehingga, akumulasi kasus positif di Kaltim berjumlah 45.061 kasus per 6 Februari 2021.

“Secara umum angka penyebaran kasus positif Covid-19 Kaltim berjumlah 1210,9/100.000 penduduk,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Sementara jumlah pasien sembuh sebanyak 479 kasus. Andi Muhammad Ishak menyebutkan, sebaran kasus sembuh yakni di Berau 41 kasus, Kutai Barat 14 kasus, Kutai Kartnegara 66 kasus, Kutai Timur 64 kasus, Mahakam Ulu 3 kasus, Paser 69 kasus, Penajam Paser Utara 11 kasus, Balikpapan 119 kasus, Bontang 67 kasus dan Samarinda 25 kasus. Sehingga total kasus sembuh di Kaltim telah berjumlah 35.673 kasus.

Kemudian pasien dalam perawatan baik isolasi mandiri maupun di rumah sakit ada 8.309 kasus dan menunggu proses 762 kasus.

“Masyarakat tetap diminta lebih meningkatkan kewaspadaan ketika beraktifitas diluar rumah dengan melaksanakan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan ditambah menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas),” ujar Andi Muhammad Ishak. (*)

DMCA.com Protection Status