Warta

Satpol PP Samarinda Siap Dukung Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

KLIKSAMARINDA – Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Anis Siswantini, menegaskan kesiapan penuh jajarannya dalam mendukung pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Ia menekankan bahwa seluruh langkah pengamanan oleh Satpol PP Samarinda dilakukan secara terpadu bersama unsur kepolisian dan TNI untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di momen puncak pergantian tahun.

“Prinsipnya kami siap dalam rangka kolaborasi bersama Polres,” tegas Anis, Selasa 9 Desember 2025.

Ia menyampaikan bahwa pada malam Natal, Satpol PP menurunkan 250 personel.

Sementara untuk pengamanan malam pergantian tahun, 270 personel akan disiagakan.

Menurutnya, penempatan personel telah dipetakan di berbagai lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum.

“Mungkin di pusat perbelanjaan, pusat keramaian, dan titik-titik gereja besar. Kami bersama TNI-Polri sudah dipetakan di situ, termasuk pos-pos pengamanan yang tadi disebutkan Pak Kapolres,” jelasnya.

Selain pengamanan rutin, Satpol PP Samarinda juga meningkatkan kegiatan cipta kondisi (Cipkon). Terutama jelang malam pergantian tahun yang biasanya diwarnai aktivitas anak-anak muda yang kerap menginap di hotel atau tempat hiburan.

“Kami selalu melakukan penertiban-penertiban itu, bukan hanya malam tahun baru saja. Ini terus berjalan untuk mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban,” ujarnya.

Khusus kepada kalangan muda, Anis memberi imbauan agar merayakan pergantian tahun dengan cara yang lebih positif.

“Coba berkegiatan yang positif ya,” katanya.

Ia mengatakan bahwa Pemkot telah menetapkan Teras Samarinda sebagai pusat penyelenggaraan kembang api agar pengamanan lebih fokus.

“Tahun ini harus dipusatkan supaya fokus dalam pengamanan di situ,” tuturnya.

Terkait penjualan petasan, Satpol PP tetap melakukan pengawasan.

“Ada sih, kami selalu mengimbau kepada penjual. Ada koordinator penjual petasan yang dipusatkan di Pasar Pagi, tapi kami masih mengkaji. Yang jelas, tahunan memang ada yang dibolehkan dijual,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas penjualan tetap diawasi agar tidak menimbulkan kerawanan.

Menanggapi kritik soal dugaan penindakan tebang pilih terhadap PKL liar, ia dengan tegas menyatakan melaksanakan tugas sesuai prosedur

“Kami nggak pernah tebang pilih. Siapapun pelanggar tetap akan kami tindak. Kami tidak semena-mena karena semuanya mengikuti SOP Satpol PP,” ucapnya.

Ia memastikan seluruh penindakan Satpol PP Samarinda didahului dengan pendekatan persuasif dan humanis. Proses teguran pun dilakukan bertahap. “Idealnya kami bukan langsung Satpol ya. Ada kewilayahan RT, kelurahan, kecamatan. Kami juga ada SOP imbauan lisan, tertulis, sampai surat pemberitahuan. Kalau tidak dipatuhi baru kami ambil tindakan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Harpiah AM

seedbacklink

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker