Petugas Pelabuhan Samarinda Jalani Swab Test Pasca ABK terkonfirmasi Positif Covid-19 | KLIK SAMARINDA
Fokus News

Petugas Pelabuhan Samarinda Jalani Swab Test Pasca ABK terkonfirmasi Positif Covid-19

KLIKSAMARINDA – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan swab test terhadap ratusan petugas Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Pemeriksaan berlangsung di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas IIA Samarinda, , Kamis 4 Juni 2020.

Pemeriksaan ini menyusul adanya penetapan 8 anak buah kapal (ABK) kapal cargo, Bali Kuta, yang terkonfirmasi Covid-19 di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), per 3 Juni 2020.

Menurut Kepala KKP Kelas II A Samarinda, Sabilal Rasyad, kegiatan swab test yang dilakukan menargetkan 200 orang dari unsur maritim lintas sektor.

“Ini swap ya, bukan Rapid Test. Untuk memastikan bahwa unsur maritim dalam screening ini bebas. Kalaupun ada diharapkan cepat diketahui dan langsung bisa berhubungan dengannya instansi yang terkait. Khusus yang kemarin, ada ABK yang berhubungan dengan itu, kita sudah serahkan,” ujar Sabilal Rasyad.

Sabilal mengatakan unsur kemaritiman ini selalu kontak dengan ABK luar negeri dan dalam negeri.

Sementara itu, mewakili PT Pelabuhan 3 Bersaudara, Anang Indrianto mengatakan, screening yang dilakukan merupakan upaya untuk memberikan rasa aman bagi para pekerja di pelabuhan.

“Kekhawatiran jelas ada karena ini yang pertama kita lakukan. Mudah-mudahan dengan adanya begini bisa dilanjutkan lagi di periode selanjutnya sehingga penyebaran itu bisa kita minimalisir,” ujar Anang Indrianto.

Point of View:  Warga Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah, Kondisinya Membaik

Swab tes massal yang berlangsung di Terminal Pelabuhan Samarinda diikuti 200 petugas. Swab Tes massal meliputi tes swap dan pemeriksaan darah para petugas kemaritiman.

Sebelumnya diketahui jika ada 8 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Samarinda per 3 Juni 2020. Kedelapan kasus tersebut berasal dari kluster ABK Bali Kuta SMD 44 (Laki-laki 56 tahun), SMD 45 (Laki-laki 25 tahun), SMD 46 (Laki-laki 38 tahun), SMD 47 (Laki-laki 25 tahun), SMD 48 (Laki-laki 30 tahun), SMD 49 (Laki-laki 23 tahun), SMD 50 (Laki-laki 50 tahun), dan SMD 51 merupakan kasus OTG yang ditetapkan DPJP dan Dinkes Kota Samarinda dengan hasil rapid test reaktif. Seluruh Kasus dirawat di RS Karantina Bapelkes sejak 2 Juni 2020. (Jie)

Save on your hotel - hotelscombined.com
DMCA.com Protection Status