Penyelam Tradisional Ditemukan Meninggal di Sungai Mahakam

KLIKSAMARINDA – Pencarian Tim SAR gabungan terhadap seorang penyelam tradisional bernama Syaripuddin, di Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), membuahkan hasil. Syaripuddin yang dilaporkan hilang di Sungai Mahakam, saat melakukan pemasangan baut kapal pada Sabtu, 24 Oktober 2020, ditemukan Tim SAR gabungan, dalam kondisi meninggal dunia.

Penemuan jasad Syaripuddin berlangsung Senin, 26 Oktober 2020, sekitar pukul 10.36 WITA. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta menyatakan, penemuan korban berjarak 2,5 kilomater dari lokasi korban dilaporkan tenggelam.

“Korban atas nama Syaripuddin, penyelam tradisional warga Jalan Simpang Jadi Maksmur, Desa Samuda Kecamatan Daha Selatan berhasil ditemukan oleh unsur SAR Gabungan sejauh 2.5 KM dari LKP ke arah hilir Sungai Mahakam dalam Kondisi meninggal dunia,” ujar Melkianus Kotta dalam keterangan resmi, Senin 26 Oktober 2020.

Melkianus Kotta menambahkan, korban kemudian dievakuasi ke RS Gerbang Dayaku Kota Bangun guna keperluan visum. Korban kemudian diserahkan kepada pihak Keluarga.

Sebelumnya, Syaripuddin dilaporkan hilang di Sungai Mahakam. Dalam laporan tersebut, Syaripuddin disebutkan pada Sabtu, 24 Oktober 2020, pukul 17.30 WITA, tengah melakukan penyelaman di Sungai Mahakam.

Baca juga:  Update Covid-19 Kaltim, Kasus Meninggal Bertambah

Sebagai seorang penyelam tradisional, Syaripuddin kerap memasang baut kapal. Namun, setelah menyelam beberapa lama, Syaripuddin tak kunjung muncul ke permukaan. (*)