Clicky

Rabu, 27 Januari 2021

Pencarian Organ Tubuh Bayi di Gang 2 Antasari Samarinda, Polisi dan Warga Susuri Lokasi Penemuan Jenazah

KLIKSAMARINDA – Pihak kepolisian dan warga melakukan pencarian bagian tubuh yang lain di sungai di sekitar lokasi penemuan bayi tanpa kepala di RT 30, Gang 2, Jalan Antasari, Samarinda Ulu. Pencarian berlangsung Senin siang, 9 Desember 2019.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Damus Asa mengatakan, pihaknya masih melakukan pencarian terhadap organ tubuh bayi yang terpisah dari tubuh yang ditemukan. Organ tubuh yang hilang itu adalah bagian kepala, tangan, dan kaki.

Point of View:  Hasil Pengolahan Minyak Mentah Ilegal di Samarinda Disuplai ke Tambang Batubara

AKP Damus Asa juga menerangkan, pihaknya menyusuri sungai dan mendalami tempat yang diduga menjadi tempat jenazah tersimpan beberapa hari sebelum ditemukan. Pencarian telah dilakukan sejak semalam bersama warga.

“Sejak semalam, kami dibantu warga telah menyusuri parit dari lokasi korban diketahui hilang hingga lokasi ditemukan. Siang ini, penyidik mendalami beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat jenazah korban tersimpan selama dalam pencarian,” kata AKP Damus Asa.

Point of View:  Jembatan Mahakam Kota IV Samarinda Akan Segera Berfungsi

Polisi juga mengharapkan agar warga bersabar. Pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Jangan terpancing isu yang tidak benar dalam kasus ini,”ujar AKP Damus Asa.

Sebelumnya, pada Minggu, 8 Desember 2019, warga di Gang 2 RT 30, Antasari Samarinda dikejutkan dengan penemuan mayat bayi tanpa kepala di sungai dekat pemukiman warga. Polisi kemudian menyelidiki temuan tersebut untuk memastikan identitas bayi itu.

Point of View:  UPDATE Wabah Corona di Kaltim, 1 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Jasad bayi yang tak utuh itu kemudian diakui oleh keluarga Muhammad Yusuf Ghajali. Yusuf merupakan anak yang hilang dari sebuah tempat penitipan anak di Samarinda Ulu pada 22 November 2019 lalu. Jasad bayi itu kemudian dikebumikan oleh keluarga Yusuf pada Minggu malam. (Jie)

DMCA.com Protection Status
error: Send us an email to kliksamarinda.com