CCTV Curi Helm di Pasar Pagi Samarinda Beredar, Dishub Lakukan Evaluasi Keamanan

KLIKSAMARINDA – Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi pencurian helm di area parkir Pasar Pagi Samarinda beredar luas di media sosial. Peristiwa ini menjadi perbincangan publik dan menyoroti sistem keamanan parkir pasar pagi yang belum lama ini dibuka untuk umum.
Menanggapi adanya aksi pencurian helm yang terekam CCTV di Pasar Pagi Samarinda, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda langsung memberikan respon.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan (LLJ), Boy Leonard Sianipar, mengaku baru menerima informasi terkait kejadian itu. Bahkan, laporan resmi dari petugas parkir di lapangan belum diterima pihaknya.
“Secara jujur, saya baru mengetahui kejadian ini dari rekan-rekan wartawan. Sampai saat ini belum ada laporan masuk dari anggota yang bertugas di sana,” ujar Boy, Selasa 20 Januari 2026, saat dihubungi via telepon.
Boy mengatakan pihaknya akan mendalami kasus tersebut untuk memastikan kronologi kejadian. Salah satu yang akan ditelusuri adalah identitas pelaku, apakah merupakan pengunjung yang memarkir kendaraan di lokasi tersebut atau justru orang luar yang masuk tanpa kendaraan.
“Kalau ternyata orang luar bisa masuk tanpa kendaraan, berarti sistem penjagaan harus semakin diperketat. Ini yang akan kami dalami,” jelasnya.
Dishub juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pengelola Pasar Pagi, untuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut nantinya dapat dijadikan bahan aduan kepada pihak kepolisian apabila memenuhi unsur pidana.
“Siapa tahu ada CCTV yang bisa kita cek untuk memastikan titik kejadian kehilangan helm itu. Kalau memungkinkan, tentu bisa kita laporkan ke pihak berwajib,” katanya.
Ia menegaskan bahwa keamanan area parkir merupakan tanggung jawab Dishub sebagai pengelola dan memberikan peringatan tegas kepada petugas parkir agar kejadian serupa tidak terulang.
“Ini sudah saya sampaikan kepada anggota. Jangan sampai terjadi untuk yang kedua kalinya. Kami beri peringatan tegas kepada petugas yang berjaga,” tegasnya.
Selain evaluasi internal, Dishub juga akan meningkatkan upaya pencegahan dengan memasang imbauan kepada pengunjung. Rambu-rambu tambahan dan spanduk peringatan akan dipasang di area parkir, termasuk penanda bahwa kawasan tersebut diawasi CCTV.
“Kami juga mengimbau pengunjung agar lebih berhati-hati terhadap barang bawaannya. Saat ini sistem parkir masih dalam tahap pematangan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan evaluasi keamanan akan menjadi perhatian utama Dishub ke depan pihaknya tidak ingin insiden pencurian mencoreng nama Dishub Kota Samarinda.
“Kami tidak menginginkan kejadian seperti ini terjadi lagi. Keamanan kendaraan dan barang pengunjung adalah bagian dari tanggung jawab kami,” pungkasnya.
Sebelumnya sebuah potongan video rekaman CCTV beredar di media sosial yang memperlihatkan aksi pencurian helm di Pasar Pagi Samarinda. Peristiwa itu disebutkan terjadi pada 19 Januari 2026. (*)
Penulis: Harpiah AM




