Clicky

Anggaran KONI Kota Bontang Berkurang, Komisi II: Ini Kan Jadi Pertanyaan

Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam

KLIKSAMARINDA – Komisi II DPRD Kota Bontang menyoal turunnya anggaran KONI. Organisasi yang menaungi pelbagai cabang olahraga tersebut diketahui hanya akan mendapatkan dana Rp 1,5 miliar pada 2022. Padahal sebelumnya, Pemkot Bontang memberikan anggaran sebesar Rp 3 miliar.

Ketua Komisi II, Rustam, mempertanyakan turunnya anggaran KONI Kota Bontang. Apalagi, tahun depan, akan ada gelaran Porprov. Makanya, KONI Kota Bontang akan butuh dana besar untuk mempersiapkan para atlet di setiap cabor yang akan bertanding. “Saat rapat tadi ada yang menarik. Dana anggaran KONI hanya Rp 1,5 miliar saja, dari Rp 3 miliar. Ini kan jadi pertanyaan,” katanya. “Belum lagi Porprov tahun 2022 akan butuh dana juga,” timpal Rustam, Senin 22 November 2021.

Meski begitu, politisi Partai Golkar ini memaklumi turunnya anggaran untuk KONI Kota Bontang. Sebab, tahun depan Pemkot Bontang akan mengalami defisit anggaran. Defisitnya sendiri mencapai Rp 149 Miliar. “Makanya Dispopar Kota Bontang melakukan rasionalisasi. Dari Rp 24 miliar menjadi Rp 21 miliar,” akunya.

Sementara itu, pendapat berbeda diutarakan anggota Komisi II DPRD Kota Bontang, Nursalam. Politisi Partai Golkar ini menyebut, turunnya anggaran KONI Kota Bontang menjadi tantangan. Terutama bagi kepala Dispopar Kota Bontang yang baru.

“Saya berharap, meski pun anggarannya minim, tapi kepala dinas yang baru bisa memberikan berbagai inovasi dan melahirkan prestasi-prestasi dibidang olahraga,” jelasnya.

Menurutnya, besaran anggaran yang diberikan kepada KONI akan memberi pengaruh terhadap setiap cabang olahraga. “Ini sangat memprihatinkan, ini menjadi tantangan tersendiri,” tukasnya. (fa/adv)

DMCA.com Protection Status
error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda.@gmail.com