Clicky

Selasa, 26 Januari 2021

Wagub Kaltim Tepis Isu Bisnis Medis Covid-19

Wagub Kaltim, Hadi Mulyadi (Foto: Ist)

KLIKSAMARINDA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur (Kaltim), Hadi Mulyadi menepis adanya isu terkait praktik bisnis yang dilakukan pihak medis dalam penanganan wabah Covid-19. Dalam pernyataan melalui rilis pada Sabtu, 10 Oktober 2020, Wagub Hadi Mulyadi menyatakan penanganan medis kasus Covid-19 sudah menjadi tanggungjawab semua pihak tak terkecuali Tim Medis yang sudah ditetapkan manajemen rumah sakit.

Point of View:  Ini Jatah Dana Desa 2021 di Kaltim

Karena itu, menurut Wagub Hadi Mulyadi, tugas yang mereka jalankan jangan dianggap sebagai bisnis, seperti halnya isu yang menyebutkan ada bisnis dalam penanganan Covid khususnya setiap rumah sakit.

“Jadi, saya yang langsung klarifikasi soal isu bahwa ada bisnis penanganan covid. Itu semua tidak benar. Bahkan, para petugas kita bekerja tanpa pamrih mengorbankan jiwa dan raga mereka,” ujar Wagub Hadi Mulyadi.

Point of View:  Samarinda Dapat Hibah Pemulihan Ekonomi Pariwisata Rp15 Milyar

Wagub Hadi Mulyadi mengaku untuk mengetahui hal itu, dirinya setiap saat berkomunikasi dengan seluruh rumah sakit terkhusus rumah sakit umum daerah. Artinya, isu bisnis di rumah sakit itu betul-betul tidak ada.

Bahkan, petugas medis saja takut dengan wabah ini. Tapi, karena kewajiban dan tanggungjawab sebagai tugas dan abdi negara tetap dilaksanakan.

Point of View:  Rektor Unmul Minta Mahasiswa Butuh Keringanan Menghadap

“Mereka sempat curhat kepada saya. Sudah bekerja dengan tulus namun difitnah lagi sebagai bisnis. Resiko sangat besar. Bahkan, suami sepupu saya meninggal demi menjalankan tugas,” ujar Wagub Hadi Mulyadi.

Menurut Hadi, para petugas penanganan covid bekerja sesuai SOP yang telah ditetapkan, sehingga tidak ada melakukan bisnis di tengah wabah melanda masyarakat. (*)

DMCA.com Protection Status
error: Send us an email to kliksamarinda.com