Update Covid-19 Kaltim, Lonjakan Kasus Konfirmasi Positif 130 Orang dari Balikpapan | KLIKSAMARINDA
Fokus News

Update Covid-19 Kaltim, Lonjakan Kasus Konfirmasi Positif 130 Orang dari Balikpapan

upcate covid-19 kaltim 25 agustus 2020

KLIKSAMARINDA – Lonjakan jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim), kembali terjadi. Pada Selasa per 25 Agustus 2020, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim mencatat kasus konfirmasi positif Covid-19 ada penambahan sebanyak 141 kasus.

“Hari ini ada penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 141 kasus. Kasus-kasus positif baru ini akumulasi dari hari sebelumnya,” ujar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak, melalui teleconference pada Selasa 25 Agustus 2020 lewat aplikasi Zoom.

Kasus konfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan per 25 Agustus 2020 terbanyak berasal Balikpapan, yakni 130 kasus. Kasus lainnya berasal dari Kabupaten Paser sebanyak 6 kasus, Berau 4 kasus, dan Kutim 1 kasus.

Andi Muhammad Ishak

“Total kasus konfirmasi positif hingga saat ini sebanyak 3.286 kasus,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Andi Muhammad Ishak juga merinci adanya penambahan kasus meninggal dunia sebanyak 8 kasus. Kasus meninggal dunia per 25 Agustus 2020 berasal dari Balikpapan 7 kasus dan Paser satu kasus.

“Sehingga total kasus meninggal dunia sebanyak 133 kasus,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Point of View:  Kabut Asap Makin Parah di Kaltim, Pihak Bandara Minta Toleransi Maskapai Penerbangan di APT Pranoto Samarinda

Sementara itu, pasien sembuh mengalami penambahan 167 kasus sehingga total 2.087 kasus. Kasus yang masih dirawat sebanyak 1.066 kasus.

Menurut Andi Muhammad Ishak, tingkat penularan Covid-19 masih terus terjadi dan angkanya belum menunjukkan penurunan. Karena itu, dirinya kembali mengingatkan agar masyarakat tetap secara ketat menerapkan disiplin protokol kesehatan dan menghindarkan diri, keluarga dan lingkungan dari penularan dan menularkan Covid-19 kepada yang lain.

“Kita harus bersama-sama dengan upaya yang serius untuk terus menekan laju penularannya. Karena kalau tidak, maka peningkatan kasus penularan akan sulit kita bendung,” ujar Andi Muhammad Ishak. (*)

Save on your hotel - hotelscombined.com
DMCA.com Protection Status