Provinsi Kaltim

Seleksi KPID Kaltim Masuki Tahapan Tes Psikologi di UMKT

KLIKSAMARINDA – Proses seleksi anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2025–2028 resmi memasuki tahapan uji kompetensi dan tes psikologi, Selasa 16 September 2025.

Tim Panitia Seleksi menggelar tes tersebut di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Jalan Ir. H. Juanda No. 15, Samarinda.

Sebanyak 43 peserta hadir mengikuti rangkaian seleksi ini. Turut hadir Ketua Panitia Tes Psikologi sekaligus Akademisi Fakultas Psikologi UMKT, Desita Dyah Damayanti.

Hadir pula Ketua Tim Seleksi KPID Kaltim yang juga Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, serta Sekretaris Tim Seleksi KPID Kaltim, Franxisca Mariani.

Desita Dyah Damayanti menjelaskan, tes psikologi ini dilaksanakan Tim UMKT untuk membantu panitia seleksi DPRD Kaltim. Tujuannya menggali kompetensi peserta sesuai deskripsi pekerjaan calon komisioner KPID.

“Tes disusun berdasarkan job description yang telah dibahas bersama panitia. Hasil akhirnya berupa potret profil kompetensi peserta, apakah sesuai dengan kebutuhan calon anggota KPID,” jelasnya.

Ia menambahkan, metode yang digunakan berupa paper-based test dengan tiga aspek utama. Aspek yang dinilai mencakup kognitif, kepribadian umum, dan sikap kerja.

“Ada sekitar 12 aspek utama, seperti tanggung jawab, kerja sama, integritas, motivasi, hingga kemampuan komunikasi,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Seleksi KPID Kaltim, Franxisca Mariani, menegaskan pentingnya persiapan peserta menghadapi tahapan berikut.

“Seleksi selanjutnya akan menguji kompetensi, integritas, dan pemahaman peserta terkait penyiaran publik. Hasil akhir akan mengerucut menjadi tujuh anggota terpilih serta tujuh cadangan, melalui uji kelayakan DPRD Kaltim,” ujarnya.

Seleksi KPID Kaltim periode 2025–2028 diharapkan dapat melahirkan komisioner profesional yang memahami dinamika penyiaran modern.

Komisioner profesional yang terpilih nantinya mendasari peran KPID Kaltim yang strategis sebagai lembaga independen yang mengawasi dan mengembangkan dunia penyiaran di daerah.

Seleksi ini diharapkan dapat melahirkan figur yang mampu menjaga kualitas penyiaran, menjunjung etika, serta memperkuat demokrasi di Kalimantan Timur (Kaltim).

Dengan begitu, KPID Kaltim dapat terus menjaga kualitas konten siaran serta memastikan ruang publik informasi tetap sehat, mendidik, dan sesuai regulasi. (Adv/Diskominfo Kaltim)

seedbacklink

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker