Sambut Era Digital, DPRD Samarinda Dorong Kajian Matang Kurikulum Coding dan AI di Sekolah
Kliksamarinda.com – Wacana penerapan kurikulum coding dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sekolah-sekolah dinilai menjadi langkah yang sejalan dengan perkembangan teknologi global. Namun, sebelum penerapn secara luas, kebijakan tersebut perlu kajian mendalam agar memberikan manfaat yang optimal bagi dunia pendidikan.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah, menilai Samarinda memiliki peluang besar untuk mengimplementasikan kurikulum berbasis teknologi AI karena karakteristiknya sebagai kota yang terus berkembang dan semakin akrab dengan transformasi digital.
“Kalau melihat kondisi Samarinda sebagai kota, saya kira relatif memungkinkan untuk menerapkan kurikulum coding dan AI di sekolah-sekolah,” ujarnya.
Meski mendukung gagasan tersebut, Harminsyah menegaskan bahwa penerapannya tidak cukup hanya mengikuti tren perkembangan teknologi.
“Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pendidikan perlu memastikan tujuan, dampak, serta hasil yang ingin dicapai dari kebijakan tersebut benar-benar jelas,” ungkapnya.
Menurutnya, kajian komprehensif diperlukan untuk mengukur kesiapan sekolah, tenaga pendidik, hingga efektivitas kurikulum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Perlu dilihat lebih jauh apa dampaknya dan apa yang bisa dihasilkan dari penerapan kurikulum itu. Karena ini membutuhkan kajian yang lebih mendalam,” katanya.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, ia mengakui bahwa penguasaan keterampilan teknologi menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, pengenalan coding dan AI sejak dini dinilai memiliki nilai strategis dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin berbasis teknologi.
“Kalau ditanya penting atau tidak, saya kira penting. Kita harus mengikuti perkembangan teknologi dan kemajuan yang terjadi saat ini,” tegasnya.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa fokus utama bukan hanya pada penguasaan teknologi semata, melainkan bagaimana teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara positif dan produktif dalam proses pembelajaran.
“Teknologi itu sesuatu yang sangat penting. Tinggal bagaimana kemanfaatannya bisa digunakan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi peserta didik,” pungkasnya. (Adv)



