Kota Bangun III Dorong Pemberdayaan Pemuda Melalui Sepak Bola, Kirim Wasit dan Pelatih untuk Pelatihan
Kutai Kartanegara, KLIKSAMARINDA – Pemerintah Desa Kota Bangun III terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia termasuk potensi generasi muda melalui program pemberdayaan pemuda.
Pada tahun 2025 ini, desa tersebut menggulirkan program pemberdayaan pemuda di bidang sepak bola. Program ini menjadi salah satu fokus desa selain sektor wisata dan ketahanan pangan.
Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mendorong anak-anak muda agar aktif dan produktif melalui olahraga.
Program pemberdayaan pemuda Kota Bangun III ini sekaligus mempersiapkan tim desa agar mampu bersaing secara profesional di tingkat kabupaten.
“Kami ada pemberdayaan khusus untuk anak-anak muda lewat sepak bola. Tahun ini kami kirim empat orang ikut pelatihan wasit, dan dua orang lagi untuk pelatihan pelatih supaya mereka bisa dapat lisensi resmi,” ujarnya.
Langkah pemberdayaan pemuda Kota Bangun III ini, kata dia, merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam pengembangan talenta muda di bidang olahraga.
Selain pelatihan, Desa Kota Bangun III juga melakukan renovasi ringan pada lapangan sepak bola, termasuk rencana pemasangan lampu agar lapangan bisa digunakan saat malam hari.
“Lapangan sepak bola kita perbaiki, dan rencananya akan kita pasang lampu agar aktivitas latihan bisa dilakukan di malam hari juga. Ini penting agar anak-anak muda punya ruang dan fasilitas yang layak untuk berkembang,” tambahnya.
Tak berhenti di situ, desa juga memiliki rencana besar untuk mengaktakan (notarisasi) tim sepak bola desa, dengan harapan bisa mendaftar dan ikut berlaga di Liga ASKAP Kutai Kartanegara.
“Harapannya tim sepak bola kami ini bisa ikut Liga ASKAP Kabupaten Kukar. Karena itu kami siapkan dulu SDM-nya, dari wasit sampai pelatihnya. Kita latih dulu agar sesuai standar,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa dukungan dan restu masyarakat sangat dibutuhkan untuk kelangsungan program ini.
“Mohon doa dan dukungannya agar semua berjalan lancar dan tim sepak bola desa kita bisa bersaing di level yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Adv/Diskominfo Kukar)



