Keberatan Berita Tidak Berimbang, Paslon Bisa Lapor ke PWI Kaltim | KLIK SAMARINDA
News

Keberatan Berita Tidak Berimbang, Paslon Bisa Lapor ke PWI Kaltim

KLIKSAMARINDA – Pasangan calon kepala daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) yang merasa dirugikan pemberitaan tidak berimbang atau melanggar Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dapat melaporkan nama wartawan yang menulis berita tersebut ke Dewan Kehormatan (DK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kaltim. Apabila wartawan yang menulis berita tak berimbang tersebut anggota PWI, maka DK PWI Kaltim akan menelaahnya.

“Apabila terbukti berita tersebut dibuat tidak sesuai kaidah-kaidah jurnalistik, apa lagi ditemukan unsur merugikan paslon tertentu dan menguntungkan salah satu paslon, wartawannya dapat dikenai sanksi. Yang terberat sanksinya dipecat sebagai anggota PWI,” ujar Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Kaltim, Intoniswan melalui rilis usai mengikuti Rakernas Dewan Kehormatan PWI, Senin 26 Oktober 2020.

Menurut Intoniswan, sesuai BAB III Pasal 4 Peraturan Rumah Tangga (PRT) PWI, anggota PWI yang beritanya dinyatakan DK melanggar KEJ, DK akan merekomendasikan ke ketua PWI Kaltim untuk dikenai sanksi organisatoris.

“Bentuk sanksinya bisa berupa peringatan keras, pemberhentian sementara, dan pemberhentian penuh sebagai anggota PWI,” ujar Intoniswan.

Sanksi peringatan keras dapat diberikan langsung oleh ketua PWI Kaltim. Sedangkan sanksi pemberhentian sementara dan pemberhentian penuh sebagai anggota PWI diputuskan pengurus PWI Pusat setelah menerima laporan dari ketua PWI Kaltim.

“Sanksi pemberhentian sementara dan pemberhentian penuh sebagai anggota PWI, apabila berita yang ditulisnya mengabaikan KEJ dan menyepelekan kewajibannya sebagai wartawan, misalnya tidak memeriksa kebenaran informasi yang dijadikannya sebagai dasar membuat berita, serta tak melakukan verifikasi dan klarifikasi ke pihak-pihak yang terdampak dari berita yang dibuatnya,” ujar Intoniswan.

Point of View:  Hari Keenam Dapur Umum di Samarinda, Ini Yang Dilakukan Brimob

Intoniswan juga mengajak pihak-pihak yang mengikuti kontestasi di Pilkada Serentak 2020 aktif melakukan pengawasan terhadap kepatuhan wartawan menaati KEJ. Apabila menemukan berita yang kurang lengkap, bisa menyampaikan komplain ke wartawan yang menulis berita tersebut.

Kalau merasa berita tersebut tidak hanya kurang lengkap, tapi tak berimbang, atau merugikan, bisa mengajukan komplain ke pemimpin redaksi media tempat wartawan tersebut bekerja.

“Kalau merasa pemberitaan wartawan tersebut fiktif, tak ada dasarnya, hanya karangan si wartawan, komplain tertulis bisa disampaikan ke DK PWI Kaltim dengan menembuskan juga ke pemimpin redaksi tempat wartawan bekerja,” ujar Intoniswan. (*)

Save on your hotel - hotelscombined.com
DMCA.com Protection Status