Warta

Kebakaran Hebat di Loa Janan Ilir Samarinda, 12 Bangunan Hangus dan 79 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Kliksamarinda.com – Musibah kebakaran besar melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kecamatan Loa Janan Ilir Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu 27 Juni 2026, sore. Sedikitnya 79 warga harus kehilangan tempat tinggal setelah api menghanguskan belasan bangunan di kawasan Gang Mawar dan Gang Ikhlas, RT 18, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Simpang Tiga.

Peristiwa kebakaran di Kecamatan Loa Janan Ilir ini terjadi sekitar pukul 14.45 WITA. Saat itu, sebagian besar warga sedang beristirahat siang. Suasana yang awalnya tenang mendadak berubah panik ketika kobaran api muncul dan dengan cepat membesar.

Warga langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Banyak dari mereka tidak sempat membawa barang-barang berharga karena api sudah lebih dulu menyebar ke bangunan di sekitarnya.

Kondisi permukiman yang dipenuhi gang sempit menjadi kendala bagi proses evakuasi. Ditambah lagi, sebagian besar rumah di lokasi terbuat dari material kayu sehingga api dengan mudah merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Dalam waktu singkat, belasan rumah dilalap si jago merah. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan membuat suasana di lokasi semakin mencekam.

Salah seorang korban, Aprilia, mengaku hanya bisa pasrah melihat rumahnya habis terbakar. Saat kejadian, ia bersama anaknya sedang tertidur di dapur sehingga tidak mengetahui sumber api.

“Saya di dapur, tidur,” ujarnya.

Aprilia mengatakan dirinya baru tersadar setelah melihat kobaran api muncul dari dalam kamar. Beruntung, ia bersama sang anak berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.

Meski kehilangan rumah beserta harta bendanya, Aprilia bersyukur seluruh anggota keluarganya selamat dari peristiwa tersebut. Untuk sementara, ia mengungsi di rumah kerabat.

Ketua RT 18, Bukhran, juga menceritakan situasi saat kebakaran terjadi. Menurutnya, lingkungan memang sedang cukup sepi karena banyak warga yang tengah beristirahat siang.

Bukhran mengaku mendapat informasi dari warga mengenai munculnya api. Ia langsung membawa alat pemadam api ringan (APAR) untuk mencoba memadamkan kobaran api.

Namun usahanya tidak membuahkan hasil karena api sudah terlanjur membesar.

“Warga memberitahu ada kebakaran. Saya langsung berangkat membawa pemadam yang kecil itu, yang portabel itu. Mana sampai di atas itu, ya APAR. Gak bisa, api sudah membesar,” kata Bukhran.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda kemudian dikerahkan ke lokasi bersama sejumlah relawan. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena akses menuju titik kebakaran sangat sempit dan banyak bangunan berdempetan.

Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam 45 menit hingga akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Petugas Damkar Kota Samarinda, Herry Suhendra, mengatakan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Meski begitu, berdasarkan keterangan awal sejumlah saksi, api diduga berasal dari salah satu rumah warga di bagian kanan kawasan permukiman.

“Untuk identifikasi awal api dari arus pendek, tapi kita harus menunggu hasil dari kepolisian. Bangunan dari data sementara ada 12 bangunan, itu dari dua gang, yaitu Gang Mawar dan Gang Ikhlas,” jelas Herry.

Ia menambahkan, data sementara mencatat sebanyak 12 bangunan terdampak kebakaran yang tersebar di dua lokasi, yakni Gang Mawar dan Gang Ikhlas.

Berdasarkan pendataan terakhir, musibah ini berdampak kepada sedikitnya 15 kepala keluarga atau sekitar 79 jiwa.

Seluruh korban terdampak kebakaran di Loa Janan Ilir Samarinda kini masih mengungsi sementara di rumah keluarga maupun warga sekitar yang tidak terdampak kebakaran sambil menunggu bantuan dan proses penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah. (*)

Penulis: Suriyatman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda@gmail.com