Buaya Muncul di Sungai Mahakam Samarinda, Warga Minta Pasang Papan Peringatan

KLIKSAMARINDA – Sebuah video amatir yang memperlihatkan kemunculan buaya membuat heboh warga Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Video pendek itu beredar di media sosial, Selasa, 29 Maret 2022.

Kemunculan buaya tersebut membuat warga sekitar dermaga heboh. Warga tak terbiasa melihat kemunculan buaya seperti itu.

Dalam video amatir itu, buaya muara muncul di antara tumbuhan liar di tepi Sungai Mahakam. Warga sekitar pun tampak terkejut.

Mereka baru mengetahui keberadaan buaya di sekitar pelabuhan setelah adanya video kemunculan buaya itu viral di media sosial.

Kemunculan buaya tersebut terjadi di area Sungai Mahakam, Samarinda, di sekitar dermaga Pelabuhan Sungai Kunjang. Tepatnya, buaya tersebut muncul di belakang Masjid Al-Anshor, Sungai Kunjang.

Warga setempat memperkirakan buaya tersebut memiliki panjang 1 meter dengan lebar 10 centimeter. Buaya tersebut diakui warga tidak menggangu.

Hewan buas ini justru menjadi hiburan warga sekitar. Beberapa warga justru mendatangi lokasi kemunculan buaya. Mereka lalu merekam menggunakan gawai buaya tersebut.

Bagi warg setempat, kehadiran buaya tersebut membuat resah. Warga Jalan Untung Suropti Samarinda, Nur, misalnya, yang tinggal di tepi Sungai Mahakam, mengaku khawatir.

Nur menetap di sebuah rumah yang lokasinya tidak jauh dari Pelabuhan Sungai Kunjang. Saat ditemui di rumahnya, Selasa siang, Nur mengaku takut dengan kemunculan buaya tersebut meskipun belum pernah muncul di sekitar rumahnya.

Nur tidak melihat ukuran buaya yang masih tampak kecil. Nur mengkhawatirkan adanya induk buaya yang berukuran lebih besar di lokasi tersebut.

“Panik, Pak. Ini sudah dua kali kalau lihat langsung kaya gini. Kalau di sekitar sini, gak pernah sih. Tetap khawatir meski munculnya di situ,” ujar Nur.

Marbot Masjid Al-Anshor, Hasim, mengaku kaget dengan kemunculan buaya di Sungai Mahakam, belakang Masjid Al-Anshor. Menurut Hasim, sudah lama buaya tidak muncul di sungai sekitar Pelabuhan Sungai Kunjang.

Hasim menyatakan, sebelum meluhat buaya tersebut, ia berniat membersihkan belakang masjid karena kondisinya dipenuhi tanaman liar.

Ia lalu terkejut saat melihat ada seekor buaya muncul di antara tanaman liar. Hasim pernah pula melihat buaya sebelumnya dengan ukuran lebih kecil di lokasi sekitar.

“Sering ini. Ini sempat menghilang. Sepuluh hari hilang. Muncul lagi. Kemarin masih sekitar ukuran 3 jari. Kepalanya ini 5 jari lebarnya. Saya makin resah. Apalagi anak-anak sering mancing, berenang. Di sini juga belum ada papan peringatan,” ujar Hasim.

Buaya yang muncul di Sungai Mahakam Samarinda bukan pertama kali terjadi.

Namun warga menyesalkan nihilnyya papan peringatan di sekitar Pelabuhan Sungai Kunjang. Warga sekitar masih merasa khawatir saat beraktivitas di Sungai Mahakam. (Jie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status